Amerika dan Jepang Mulai Siap Gempur China, Perang Besar Akan Terjadi Dekat Indonesia

oleh -25 views
Link Banner

Porostimur.com | Tokyo: Ketegangan militer di Laut China Selatan dalam Kawasan Pasifik Barat belum juga mereda.

Sikap China yang terus ngotot mengklaim 80 persen wilayah Laut China Selatan atau LCS mebuat Amerika dan Jepang semakin geram.

Kedua negara yang saling bermusuhan pada perang dunia II itu kini bersekutu untuk menghacurkan China

Sementara China harus segera menata kembali kekuatan tempurnya di Pasifik Selatan.

Link Banner

Hal ini dikarenakan Jepang dan Amerika Serikat (AS) sudah bersiap dengan perang besar yang akan datang.

Jika tak segera mengambil tindakan maka bisa jadi kekuatan China akan tergerus dengan agresivitas Jepang-AS.

Apalagi AL Jepang dan US Navy terkenal akan kekuatan besar di dunia.

Menteri Luar Negeri Jepang Toshimitsu Motegi dan Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo pada Selasa (6/10) secara tegas memperkuat kembali kekuatan aliansi bilateral kedua negara.

Motegi mewakili Perdana Menteri Yoshihide Suga mengadakan pertemuan terbuka di Tokyo. Ia berjanji untuk lebih meningkatkan kekuatan aliansi Jepang-AS.

Baca Juga  58,99% responden KCI LSI ingin gubernur baru

“Saya berharap, Jepang dan AS menjadi pemimpin dalam upaya menegakkan dan mewujudkan Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka,” ungkap Motegi seperti dikutip Kyodo.

Pompeo setuju, Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka adalah fondasi perdamaian dan stabilitas regional.

“Landasannya adalah hubungan AS-Jepang dan keamanan serta kemakmuran yang telah diberikannya bagi rakyat kamu selama beberapa dekade,” kata Pompeo.

Pertemuan kedua menteri luar negeri ini dilakukan menjelang pembicaraan antara Pompeo dan Suga serta para menteri luar negeri dari Australia serta India.

Pembicaraan menteri luar negeri juga akan diadakan antara empat negara demokrasi Indo-Pasifik utama, yang secara kolektif dikenal sebagai Quad.

Ilustrasi - Kapal perang China melakukan live-fire di Laut China Selatan.
Ilustrasi – Kapal perang China melakukan live-fire di Laut China Selatan. (Weibo, PLA Daily Photo via Taiwan News)

Jepang dan mitra Quad-nya diharapkan menegaskan kerjasama yang erat dalam mewujudkan Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka. Gerakan ini merupakan respons atas meningkatnya kehadiran China di kawasan tersebut.

Baca Juga  Pemkab Buru Kembali Salurkan Ratusan Paket Sembako Kepada Warga

Dalam pertemuan Selasa (6/10), Motegi dan Pompeo juga sepakat untuk mempromosikan pengembangan dan akses yang adil ke vaksin untuk virus corona baru.

Kyodo melaporkan, kedua menteri juga bertukar pendapat tentang klaim teritorial China di Laut China Timur dan Selatan. Secara khusus, Motegi juga mengungkapkan harapannya untuk bekerjasama di bidang keamanan siber.

Di bawah inisiatif mantan Perdana Menteri Shinzo Abe, Jepang telah mempromosikan visi Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka. Termasuk penegakan supremasi hukum, kebebasan navigasi dan penerbangan, dan penyelesaian sengketa secara damai.
Suga yang menggantikan Abe sejak 16 September lalu tampak bersemangat untuk menggarisbawahi inisiatif seperti itu selama pembicaraan dengan Pompeo. (red/ grid)