Amerika Serikat Tuding PeduliLindungi Melanggar HAM, Nah Lho

oleh -281 views
Link Banner

Porostimur.com, Washington – Pemerintah Amerika Serikat melalui laman resmi pemerintah AS state.gov, Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Amerika Serikat  menyebut penggunaan aplikasi PeduliLindungi yang digunakan pemerintah Indonesia sebagai pelanggaran hak asasi manusia (HAM).

PeduliLindungi yang dikembangkan pemerintah Indonesia berfungsi sebagai penyaring awal dari kemungkinan penyebaran Covid-19 yang menjadi momok masyarakat global.

AS merilis laporan 2021 Country Reports on Human Rights Practices: Indonesia. Laporan yang ditulis oleh Biro Demokrasi, HAM, dan Tenaga Kerja ini turut meliput situasi HAM di Indonesia.

Dalam executive summary setebal 60 halaman, AS menyatakan prihatin terhadap beberapa pelanggaran HAM di Indonesia. Mereka menuliskan salah satu pelanggaran HAM yang terjadi di Indonesia adalah penggunaan aplikasi PeduliLindungi.

“Pemerintah (Indonesia, red) mengembangkan PeduliLindungi sebagai sebuah aplikasi smartphone yang digunakan untuk melacak kasus Covid-19,” kata Kemenlu Amerika Serikat, Jumat (15/4).

Baca Juga  Jelang Idul Fitri, BRI Cabang Ambon Bagi-Bagi Sembako

Melansir 2021 Country Reports on Human Rights, penggunaan aplikasi PeduliLindungi disebut sebagai tindakan sewenang-wenang yang tidak sesuai hukum terhadap privasi masyarakat.

Di Indonesia, orang yang mendatangi tempat umum seperti mal diwajibkan untuk check-in menggunakan aplikasi PeduliLindungi.

Aplikasi tersebut juga menyimpan informasi tentang status vaksinasi masyarakat.

Kemenlu AS menyoroti kekhawatiran Nongovernment Organization (NGO) tentang informasi dan data masyarakat pada aplikasi PeduliLindungi yang disimpan dan digunakan oleh pemerintah.

(red/jpnn)