Anak Panah, Keresahan KunoKini Soal Radikalisme di Indonesia

oleh -19 views
Link Banner

Porostimur.com | Jakarta: Band KunoKini merilis lagu bertajuk Anak Panah secara digital pekan lalu. Lagu itu merupakan hasil kolaborasi dengan musisi asal Irlandia Utara, DANI, saat mengikuti program Artist Residency oleh British Council Indonesia.

Berdasarkan keterangan pers yang diterima CNNIndonesia.com, Anak Panah merupakan keresahan KunoKini akan radikalisme dalam dunia politik Indonesia dari 1980. Mereka juga sedih dengan rasa cinta terhadap Indonesia yang semakin tergerus.

“Kami percaya budaya lokal dan agama dapat menyatu dan berkesinambungan, saling memperkuat dan mendukung satu sama lain,” kata Astari Achiel yang biasa disapa Bebi KunoKini.

Lirik dalam Anak Panah terdapat dua bahasa, yaitu bahasa Inggris yang dinyanyikan DANI dan vokalis KunoKini, Bhismo. Kemudian dalam dua bahasa itu tidak ada frasa anak panah yang dijadikan judul.

Link Banner

Menurut KunoKini, frasa anak panah merupakan filosofi yang fundamental meski tidak ada dalam lirik. Anak panah mereka artikan sebagai percaya diri dan berserah diri kepada Illahi sebagai menjadi kunci hidup.

Baca Juga  Gempa 5,5 SR Guncang Kabupaten Kepulauan Tanimbar

“Anak Panah adalah salah satu lagu spiritual KunoKini yang isinya menyampaikan Kecintaannya (manusia) kepada Kekasih Sejati-Nya (Tuhan, Tete Manise, Allah, Sang Hyang Widhi),” kata Bhismo.

Dalam Anak Panah yang bergenre soul R&B ini, terdapat pukulan SokoGuru (drumset tradisional KunoKini) yang didasari pukulan rebana selawat. Kemudian DANI memberikan sentuhan Timur Tengah pada bass.

Lebih lanjut, KunoKini menjelaskan Anak Panah didedikasikan sebagai rasa syukur dan hormat kepada almarhum Glenn Fredly. Bagi mereka Glenn merupakan mentor dan sahabat yang selalu mendukung dan membantu proses rekaman KunoKini.

KunoKini sendiri merupakan band yang terbentuk pada 2003 silam di festival folklor di Wismar, Jerman. Mereka fokus memainkan alat musik tradisional seperti seruling bambu, kerang bia, gendang Jawa, kolintang, rebana biang dan saluang.

Baca Juga  Pemprov Maluku Umumkan Pasien Covid-19 Pertama di Ambon

KunoKini merilis album perdana bertajuk Reinkarnasi pada 2010 silam. Kemudian pada 2017 mereka merilis album ini dengan konsep remix yang diberi judul The Power of Cah Ayu. (red/rtm/CNN)