Anggota BPD Wailab Duga Sekda Kepulauan Sula Lindungi Pejabat Kepala Desa

oleh -45 views
Link Banner

Porostimur.com | Sanana: Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul), Safrudin Sapsuha diduga melindungi Pejabat Kepala Desa Wailab, Kecamatan Mangoli Selatan.

Hal ini terlihat dari Kunjungan Sekda di Desa itu beberapa waktu lalu dan memuji kinerja PJ Kades bahwa Desa Wailab merupakan desa terbaik dalam pengelolaan Anggaran Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) Tahun 2018 dan Tahun 2019.

Namun fakta di lapangan berbicara lain, pasalnya ditemukan sejumlah program fiktif.

Kepada Porostimur.com, Anggota BPD Desa Wailab, Asri Fataruba membeberkan sejumlah data penyelewengan, di antaranya: Satu Unit Sepeda Motor Rp.23.500.000 (ADD), Anggaran Pemuda Rp.8.500.000.00, Satu Unit Depot Mini Rp.15.000.000, Minyak 500 liter, Satu Unit Mesin Tempel 15 PK Rp.43.000.000, dan Anggaran BUMDES Tahun 2018 sebesar Rp.60.000.000.

Link Banner

Menurut Asri, baik Husmin Umagap maupun Asgar Yainahu yang menjabat di Tahun 2019 juga melakukan praktek yang sama di antaranya, belanja 56 unit meteran lampu dengan anggaran Rp.2 juta per unit namun yang dibelanjakan Rp.1.200.000 unit.

Baca Juga  KPUD Halbar Gelar Apel Kesiapan Coklit Jelang Pilkada 2020

Asri bilang, total anggaran belanja meter Rp.127.000.00, namun yang dibelanjakan hanya Rp.72 000.000. Sementara sisa belanja Rp.44.800.000. tak ada kejelasannya.

Fataruba menambahkan, anggaran pemasangan instalasi per rumah Rp.500.000 namun yang dibelanjakan hanya 10 meter kabel dan 1 buah mata lampu untuk di berikan kepada warga Wailab .

Arsi melanjutkan, ada juga anggaran lampu mikro hidro sebanyak 10 unit dalam dokumen APBdes 2019, namun yang dibelanjakan 5 unit. Olehnya Dia menilai Pernyataan Sekda Kepsul merupakan pernyataan yang sesat sebab nyatanya banyak penyimpangan terjadi di Desa Wailab.

Dia menduga Sekda Kepulauan Sula yang juga berasal dari Desa Wailab itu terkesan melindungi pejabat sementara kepala desa. (ifo)