Angkot Trayek Hatu Dilarang Masuk Kota Ambon

oleh -28 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Pemerintah Kota Ambon secara tegas menolak keinginan sopir Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP) jurusan Hatu untuk bisa mengantar dan mengambil penumpang di dalam kota Ambon kerena bertentangan dengan Keputusan Gubernur yang masih berlaku hingga kini.

Hal ini ditegaskan, Kepala Dinas Perhubungan Kota Ambon, Robby Sapulette, kepada wartawan, Ahad (29/11/2020) di Ambon.

“Menyangkut dengan masalah AKDP Hatu, pihaknya tetap tidak bisa memberikan ruang kepada mereka untuk masuk ke perkotaan. Sopir AKDP Hatu harus mengikuti keputusan Gubernur Maluku yang masih berlaku saat ini. Tentu dengan itu pula, bisa mengurangi kepadatan di perkotaan,” tukasnya.

Sapulette menjelaskan, saat ini angkutan kota dengan trayek Hatu tercatat sekitar 200 unit, namun ada juga angkot bodong yang sengaja mengambil penumpang di trayek tersebut.

Link Banner

“Jadi untuk AKDP teristimewa angkutan Hatu itu kan kendarannya cukup banyak dan yang resmi itu 200 unit belum tambah lagi dengan ada yang sengaja bodong untuk masuk,” kata Sapulette.

Baca Juga  Pemprov Malut Jadikan Hotel Bintang 4 Lokasi Isolasi PDP Covid-19

“Makanya kita tertibkan karena kalau kita izinkan untuk masuk ke kota itu akan membebani kapasitas ruang jalan yang ada di pusat kota Ambon sehingga demikian kami kembalikan kepada jalur yang memang sudah diatur dengan aturan gubernur,’’ imbuhnya.

Sapulette menambahkan, para sopir juga meminta supaya mereka tetap melewati jalur jenderal sudirman, namun pihaknya tidak mengijinkan, karena berbagai pertimbangan tadi. (marce)