Anis Matta: Indonesia Perlu Perhatikan Situasi di Kawasan Pasca Taliban Berkuasa

oleh -53 views

Porostimur.com | Jakarta: Dewan Pengurus Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI) menggelar diskusi publik aktual bertajuk ‘ Taliban, Gerakan Islam dan Masa Depan Geopolitik Global’. Diskusi yang digelar secara virtual ini diikuti hampir 600 peserta.

Ketua Umum Partai Gelora Anis Matta mengatakan, Amerika Serikat (AS) enggan kembali berurusan dengan Taliban . Tak pelak, Afghanistan ditinggalkan. Hal inilah yang selanjutnya disebut sebagai Trumpisme, dan menjadi tantangan besar bagi Joe Biden.

“Ada empat poin menarik yang terkait Taliban ini. Pertama soal alasan penarikan pasukan Amerika dari Afghanistan. Tentu saja kita bisa mengatakan, memang Amerika relatif kapok di sana. Perlawanan tiada henti, resistensi terus menerus dan kerugian yang luar biasa besarnya, yang diterima Amerika,” ujar Anis Matta, Jumat (10/9/2021).

Baca Juga  CORE: Lonjakan Ekonomi Maluku Utara Tak Berbanding Lurus dengan Kesejahteraan dan Fiskal Daerah

Mantan politikus PKS itu menjelaskan, alasan utama ditariknya pasukan AS dari Afghanistan ini adalah koreksi terhadap keseluruhan strategi geopolitik. Selain itu, penarikan pasukan dari Afghanistan adalah suatu langkah peralihan fokus geopolitik dari Timur Tengah ke China.

Terlebih 2015 lalu, AS secara resmi menyatakan China sebagai musuh utama, dan karena itu war of teror (perang terhadap terorisme) saat ini tidak ada lagi relasinya.