Apolonia Laratmase Bantah Terima Aliran Dana SPPD Fiktif dari BPKAD Tanimbar

oleh -217 views

Porostimur.com, Saumlaki – Kasus aliran dana SPPD Fiktif di BPKAD Kepulauan Tanimbar, saat ini jadi pembahasan ramai di kalangan publik, karena melibatkan sejumlah nama Anggota DPRD. Para wakil rakyat itu, telah dipanggil oleh Hakim Pengadilan Tipikor Ambon sebagai saksi dalam perkara tersebut. Salah satunya adalah Ketua Komisi B DPRD KKT Apolonia Laratmase yang namanya dilibatkan dalam perkara itu.

Apolonia Laratmase, akhirnya angkat bicara dan sekaligus mengklarifikasi isu publik terhadap tudingan yang dikatakan oleh saksi pada sidang perkara korupsi yang hingga kini masih digelar di pengadilan Tipikor Ambon itu.

“Saya tidak tidak perna menerima aliran dana SPPD Fiktif dari BPKAD Kepulauan Tanimbar yang saat itu dipimpin Jonas Batlayeri selaku terdakwa dalam perkara tersebut, semua yang dituduhkan kepada saya adalah tidak benar. Tuduhan itu sebagai salah satu upaya untuk mencemarkan nama baik saya sebagai anggota DPRD dan menjatuhkan elektabilitas saya dalam menghadapi Pemilihan Legislatif pada tahun 2024,”ungkap politikus Partai Gerindra itu.

Baca Juga  PN Jaksel Tolak Praperadilan Ade Ucu, Eks Ketua Gerindra Malut yang Juga Tersangka Suap

Secara jelas bahwa, fakta persidangan di pengadilan Tipikor Ambon yang mana menyebut beberapa nama anggota DPRD sebagai penikmat hasil uang haram tersebut telah mencoreng nama baik anggota DPRD Kepulauan Tanimbar.

No More Posts Available.

No more pages to load.