Porostimur.com, Jakarta – Wali Kota Bitung Maurits Mantiri mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi yang digelar secara virtual hari ini. Dalam rakor tersebut dibahas mengenai penjelasan dan penanganan inflasi melalui pengendalian pangan dari Badan Pusat Statistik (BPS), Badan Pangan Nasional, dan Kementerian Perdagangan.
Usai rakor, Maurits mengarahkan untuk penerapan di daerah atau kota dengan memaksimalkan peran Forkopimda plus yang masuk dalam TPID Kota, terutama dalam program pengendalian yang ada seperti pasar murah dan lain lain. Lalu dibuat grafik per item secara detail mengenai komoditi yg ada.
“Untuk kadis pertanian berikan subsidi hanya kepada 20 komoditi yang prioritas. Berikan pada bawang, rica, dan sebagainya yang masuk pada 20 komoditas wajib BPS tersebut. Berkordinasi dengan Lalu cek tanaman yang ditanam dan bersubsidi apakah sudah berdampak atau belum terhadap inflasi ini,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (1/11/2022).
Sebelumnya dalam rakor itu, Deputi BPS menyampaikan dalam rangka mengantisipasi inflasi yang terjadi, pihaknya akan memantau data perubahan harga komoditi saat ini. Ia menambahkan, pada minggu lalu telah terjadi kenaikan harga beras di 32 provinsi. Selain itu, disusul oleh minyak goreng di 32 provinsi dan gula di pasir di 29 provinsi.




