AS Klaim Menang, Tapi Realitas Perang Iran Tunjukkan Sebaliknya

oleh -102 views
Warga Iran rayakan gencatan senjata dua pekan dengan AS. AS dan Iran sama-sama mengeklaim sebagai pemenang perang. Foto/X @AJEnglish

Porostimur.com, Washington — Pemerintahan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengklaim kemenangan dalam kampanye militernya melawan Iran, hanya 24 jam setelah kedua negara menyepakati gencatan senjata. Namun, secara strategis, banyak pihak menilai hasil perang tersebut jauh dari kata kemenangan.

Kemenangan Taktis, Kekalahan Strategis?

Secara militer, pasukan Amerika Serikat memang menunjukkan dominasi. Sejumlah capaian taktis berhasil diraih, mulai dari menenggelamkan kapal Angkatan Laut Iran, melumpuhkan kemampuan rudal balistik dan drone, hingga menghancurkan sebagian besar sistem pertahanan udara Teheran.

Namun di sisi lain, rezim Iran tetap bertahan. Pemerintahan yang telah berkuasa selama puluhan tahun itu tidak runtuh, bahkan masih memiliki cadangan uranium yang diperkaya—yang sejak awal menjadi alasan utama operasi militer dilancarkan.

Baca Juga  Buron Kasus Narkotika Ditangkap di Ambon, Terpidana Langsung Dijebloskan ke Lapas

Selain itu, Iran juga dinilai memperkuat posisinya di Selat Hormuz, jalur vital perdagangan energi dunia. Kondisi ini justru meningkatkan tekanan terhadap pasar global dan memperkuat daya tawar Teheran.

“Saya tidak tahu bagaimana situasi ini bisa kembali seperti semula tanpa perubahan besar dalam strategi AS,” ujar seorang pejabat pertahanan Amerika, seperti dikutip Politico, Kamis (9/4/2026).

No More Posts Available.

No more pages to load.