Assagaff beberkan potensi investasi di Maluku

oleh -33 views
Link Banner

@Porostimur.com | Ambon : Selain bidang perikanan yang menjadi primadona untuk berinvestasi, masih ada beberapa potensi sumber daya alam lainnya yang biasa dijadikan lahan berinvestasi di Maluku.

Sebut saja komoditi pertanian berkualitas ekspor seperti cengkih, pala dan kelapa.

Hal ini dijelaskan Gubernur Maluku, Ir Said Assagaff, saat menerima kunjungan kerja rombongan pengusaha asal China, di Ruang Rapat Lantai II Kantor Gubernur Maluku, Senin (8/10).

”Sekarang, ini sudah mulai dipasarkan air kelapa sebagai bahan dasar mineral water.  Kami di sini punya luas lahan tanaman kelapa 114 ribu hektar, dengan produksi kelapa sekitar 113 ribu ton,” ujarnya.

Link Banner

Menurutnya, pala yang sangat dikenal di Maluku, justru menjadi bahan baku dalam pembuatan obat maupun proses pengobatan tradisional di negeri tirai bambu.

Baca Juga  Ramalan Cuaca Ambon hari ini, Rabu 5 Agustus 2020

Karena itu, akunya, potensi komoditi dimaksud sangat menjanjikan dalam beberapa waktu kedepan, terlebih Pemprov Maluku juga sudah mengupayakan pembiakan dan pengembangan komoditi dimaksud.

”Kami sudah tanam di SBT hampir 1 juta anakan dan sekarang ini sudah mulai produksi,” jelasnya.

Khusus untuk potensi invetsasi di bidang pariwisata, tegasnya, Maluku memiliki potensi wisata bahari, alam dan sejarah.

”Di Pulau Buru misalnya ada Danau Rana. Pulau Seram,  Pulau Banda dan Pasir Panjang yang terletak di Kei, Kabupaten Maluku Tenggara. Untuk, Kabupaten Maluku Tenggara sudah ada bandaranya dan kita juga sedang usahakan untuk pembukaan jalur penerbangan dengan rute Darwin-Ambon. Untuk Pulau Banda juga sudah ada bandara, dan saat ini kita juga sudah merencanakan pengembangan infrastruktur bandaranya,” tegasnya.

Baca Juga  Politeknik Negeri Ambon Telorkan 402 Wisudawan

Dari sisi kandungan mineral dan bebatuan, terangnya, masih ada bahan baku untuk pengolahan semen di Pulau Buru dan Seram Bagian Timur (SBT).

”Ini juga bisa dilakukan survey karena potensinya juga cukup besar untuk kedepan bisa dikembangkan pabrik semen di sana,” terangnya.

Tentang adanya niatan investor berkecimpung di Maluku, tegasnya, langkah yang sama juga akan dilakukan Pemerintah Turki.

Dimana, Maluku akan menerima kunjungan Duta besar Turki dalam waktu dekat.

”Dan 15 November mendatang juga akan datang Duta Besar New Zealand bersama beberapa pengusaha ke Maluku berkaitan dengan sektor energi terbarukan,” timpalnya.

Dengan semakin terbukanya peluang investasi ini, harapnya, semakin meningkat pula peluang terdongkraknya perekonomian Maluku kearah yang jauh lebih baik lagi.

Baca Juga  Akibat lalai, Brigpol ERL akhirnya dipecat tidak terhormat

”Tentu saja kami berharap, nantinya ada Memorandum of Understanding (MoU) atau langkah-langkah yang baik dalam rangka pengembangan ekonomi kedepan di Maluku,” pungkasnya. (shinta)