Aturan semakin ketat, ASN sebaiknya mulai berhati-hati hadapi Pilkada

oleh -53 views
Link Banner

@Porostimur.com | Ambon : Menghadapi tahun politik pemililhan kepala daerah (Pilkada) Serentak Jilid III pada 2018 ini, Aparatur Sipil Negara (ASN) dilarang berfoto dengan pasangan calon (paslon) kepala daerah (kada) dan mengunggah foto dimaksud pada akun media sosial (medsos) yang dimilikinya.

Hal ini dibenarkan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Ambon, Benny Selanno, saat berhasil dikonfirmasi wartawan, di ruang kerjanya, Selasa (6/2).

Pasangan calon (paslon), jelasnya, dilarang melibatkan ASN, serta ASN juga dilarang untuk mengambil keputusan saat kampanye, dan sementara dilarang memasang spanduk.

”Pegawai ASN juga tidak boleh foto bersama pasangan calon (paslon) dan memposting di media sosial. ASN juga tidak diperbolehkan menjadi narasumber dalam acara yang berkaitan dengan politik,” ujarnya.

Menurutnya, pegawai ASN yang bersikap tidak netral dalam perhelatan politik itu akan ditindaklanjuti sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Baca Juga  Tak Jual Sensasi, 5 Prestasi Penyanyi Tanah Air ini Dikenal Dunia

Menurutnya, ASN harus netral, yang artinya bahwa PNS harus berdiri dalam posisi diam, untuk itu buat ASN Pemerintah Kota wajib mengikuti peraturan yang berlaku.

”Saya menegaskan sekarang ini sangat ketat, PNS jangan mengunggah dan menglike ke salah satu pasangan dan sejenisnya atau menyebarluaskan,” tegasnya.

Dengan demikian, timpalnya, kedepannya ASN harus berhati-hati dalam memililh sikap, kata dan tindakannya.

Sehingga, ASN harus tetap berperan sebagai pegawai profesional.

Karena itu, tegasnya, pihaknya yakin ASN atau PNS Pemkot Ambon memahami aturan dimaksud. (Jessica Soplera)