Babinkamtibmas Inovasikan Kelompok Termahal di Tengah Pandemik Covid-19

oleh -97 views
Link Banner

Porostimur.com | Namlea: Seorang anggota polisi Polres Pulau Buru, Bripka Alex Maressy, melakukan inovasi dengan membentuk sebuah kelompok tadi yang memperdayakan para ibu-ibu janda dari Desa Waeperang. Kecamatan Liliyali, Kabupaten Buru, Maluku.

Bripka Alex Maressy sendiri merupakan babinkamtibmas di daerah setempat yang sehari harinya mengontrol kondiai keamanan di wilayah tugasnya.

Kepada awak media. Bripka alex Maressy pada Kamis (26/11). menyampaikan awal dirinya membentuk kelompok ternak yang semuanya dikelola oleh para janda lansia di desa tersebut disebabkan sulitnya mendapatkan kelayakan ekonomi terutama di musim pandemi covid-19.

“Awalnya saya melihat. Covid ini bukan saja memperburuk kesehatan tapi juga ekonomi. Terutama bagi warga yang menggantungkan pendapatan harian. Karena itu saya berfikir untuk bagaimana bisa membentuk sebuah kelompok ternak. Menurut saya.Jika kelompok ternak ini bisa dibentuk berati warga juga akan bisa diberdayakan, sehingga hasilnya nanti juga akan berguna untuk membantu perekonomian warga,” ucap Alex.

Link Banner

Lebih lanjut alex menjelaskan warga yang masuk dalam kelompok tersebut merupakan janda lansia.

Baca Juga  Peringati Ulang Tahun Megawati PDI-Perjuangan Ambon Tanam Pohon

“Semua operasional pembentukan kelompok sampai pembuatan fasilitas peternakan saya yang tanggung. Ini agar tidak memberatkan mereka mengingat, para anggota yang akan mengelola peternakan ini nantinya adalah janda lansia yang tidak memiliki pendapatan tetap. Kalau hasil dari kelompok si… Saya menyerahkan semua untuk diambil dan dikelola atau dikembangkan oleh kelompok. Saya tidak mengambil bagian dari situ. Tujuan saya hanya satu. Bisa memberdayakan warga untuk memulihkan kondisi ekonomi mereka, ” tambah Alex.

Kelompok yang dinamai. Kelompok tajalin polmas ini terbentuk sejak awal tahun ini. Kelompok yang awalnya hanya bergerak dibidang peternakan, perlahan mulai merambah ke perkebunan tanaman palawija.

Kepada Kasat Bimas Polres Pulau Buru, Ipda Muhammad Yusuf, turut membenarkan adanya informasi bahwa seluruh biaya fasilitas kelompok murni ditanggung bripka alex.

Baca Juga  Filipina Diguncang Gempa 6,4 SR, Jaringan Listrik dan Telepon Putus

“Berdasarkan keterangan dari yang bersangkutan juga kelompok yang dibentuk, ini memang mengatakan demikian. Ya.. Kami berharap. Inovasi ini dapat bermanfaat bagi warga dan juga jadi motifasi untuk anggota yang lain,” kata Yusuf.

Sementara kepada media. Anggota kelompok bernama Apia Tinggapy mengaku cukup membantu ekonomi keluarga dan juga teman teman kelompoknya.

“Saya bersyukur. Karena ada kelompok ini. Saya dan teman teman lain sudah bisa sedikit terbantu. Sebelumnya kami biasa biasa saja. Tapi setelah bergabung ke anggota kelompok. Saya jadi dapat hasil dari kerja saya. Butuh telur ada. Butuh sayur ad. Kita tidak kesulitan pangan lagi sekarang,” kata Apia.

Apia melanjutkan. Pemberdayaan masyarakat ini sangat membantu dikala pandemi covid-19.

Baca Juga  Tolak Omnibus Law, LMND Halsel Gelar Aksi di Depan Gedung DPRD

“Salama masa pandemi ini kami merasa semakin sulit menafkahi keluarga, sulit bergerak bebas di luar rumah karena ada pembatasan-pembatasan. Namun dengan adanya usaha baru yang ditekuni, kita bisa beraktifitas di dalam lingkungan sendiri sambil berolahraga agar kesehatan tetap terjaga,” kata Apia. (ima)