Bagus Siapkan Program Peningkatan Literasi untuk Milenial Tikep

oleh -14 views
Link Banner

Porostimur.com | Tidore: Calon Walikota Tidore Kepulauan, Basri Salama menjelaskan pentingnya generasi milenial memperkuat literasi di era informasi seperti sekarang ini.

Perkembangan informasi yang begitu massif dan dinamis dipandang menjadi tantangan serius bagi Kota Tidore Kepulauan kedepan. Sebab itu, tantangan yang ada harus segera dipecahkan dengan memberikan solusi yang tepat dan benar.

“Dewasa ini kita hidup di era informasi. Ini merupakan tantangan serius bagi pemerintah, tidak terkecuali pemerintah Tidore Kepulauan. Jangan sampai tantangan yang ada ini kita anggap enteng. Kita tidak berpikiran semacam itu. Karena bagaimana juga segala informasi yang berseliweran di ruang-ruang publik, baik online maupun nyata, harus bisa disaring agar publik tidak terjebak dengan informasi yang salah,” kata Basri Salama, Sabtu (5/12/2020) di Tidore.

Baca Juga  Lantamal VIII Latihan Evakuasi Pasien Covid-19

Menurut Basri, upaya pemerintah dalam menyaring informasi tidak bisa dilakukan dengan parameter subjektif semata. Baginya subjektivitas itu cenderung rentan melanggar hak publik mendapat informasi. Ia juga menekankan pentingnya prinsip demokrasi dikedepankan dalam menjawab tantangan yang ada.

“Pemerintah dalam menyaring informasi tidak bisa sembarangan. Jangan sampai masyarakat itu salah paham dengan maksud baik pemerintah menyaring informasi dengan menilai maksud itu sebagai tindakan membatasi, lantaran terkesan menghalang-halangi kepentingan publik mendapat informasi. Sehingga bagi kami pasangan Bagus sangatlah penting untuk mengedepankan prinsip yang demokratis dimana hak rakyat mendapat informasi tetap terjaga,” tegasnya.

Basri Salama mengemukakan solusi dalam menjawab tantangan yang ada. Hematnya generasi milenial Kota Tidore Kepulauan harus memperkuat literasi agar dapat menyaring informasi yang didapat secara mandiri.

Baca Juga  Rayakan Maulid Nabi, Warga Dusun Uhe Minta Dijauhkan dari Bencana

Mantan Anggota DPD RI ini juga menyebutkan apabila peningkatan literasi sangat berkorelasi dengan menguatnya post-truth selama beberapa tahun terakhir. Ia berkomitmen pemerintah kota akan memberi stimulus melalui program-program agar menopang peningkatan literasi.

“Bagi Bagus, solusi dalam menjawab tantangan yang ada hanya dengan literasi publik, terutama generasi milenial di kota Tidore Kepulauan. Karena dengan literasi mereka bisa saring informasi secara mandiri dan paham mana informasi yang benar dan salah, baik dan buruk untuk mereka konsumsi. Semua itu kuncinya hanya literasi,” paparnya.

Apalagi kata Basri Salama dalam beberapa tahun terakhir fenomena post-trust atau pasca kebenaran cenderung menguat. Pembenaran seseorang terhadap informasi itu bisa terjadi manakala sebuah informasi itu direporduksi terus-menerus dan disebarkan secara terstruktur dan masif, sekalipun belum tentu benar.

Baca Juga  Ini Daftar Jenis Mobil yang Dapat Insentif Pajak 0% dari Pemerintah

“Lihat sejak informasi terkait Covid-19 ini bagaimana, kan banyak yang termakan hoax,” ujarnya.

Ketua Partai Hanura Maluku Utara initiative juga mengatakan kalau pasangan Bagus sudah menyiapkan dua program penguatan literasi. Program yang mereka canangkan itu nantinya akan diarahkan agar memperkuat literasi generasi milenial yang meliputi sains, finansial, digital, budaya dan kewargaan. (alfian)