Bakti BUMN untuk Guru Kolaborasi Bersama Asperindo, Bank BRI, dan FKIP Unpatti Gelar Pelatihan PPG Provinsi Maluku dan NTT

oleh -67 views
Link Banner

Porostimur.com, Ambon – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir berkolaborasi bersama Asperindo, Bank BRI, dan Fakultas Keguruan Ilmu Pengetahuan (FKIP) Universitas Pattimura (Unpatti) menggelar kegiatan bakti BUMN untuk guru dengan mengadakan pelatihan Pendidikan Profesi Guru (PPG) Provinsi Maluku dan Nusa Tenggara Timur (NTT) digedung Student Center, Selasa (11/10/22).

Dekan FKIP Unpatti Prof. Dr. Izaak H. Wenno dalam wawancara nya menyampaikan “kegiatan ini merupakan kegiatan kita bersama antara BUMN dalam hal ini Asperindo yang ditunjuk untuk melaksanakan kegiatan pelatihan guru-guru terkait sertifikasi seperti apa tadi yang disampaikan dengan juga ini merupakan salah satu kegiatan yang sangat baik dan guru-guru kita sudah harus kita siapkan untuk nanti sertifikasi guru tetapi harus melalui tes yang disebut dengan (Uji Kinerja Mahasiswa (UKM) Pendidikan Profesi Guru (PPG)”.

Dekan FKIP juga menyampaikan “kita memiliki kemampuan mengajar yang luar biasa, kemampuan desain melaksanakan sampai dengan kemampuan mengatur regulasi itu sangat baik tetapi untuk uji pengetahuan rata-rata guru kita di Indonesia timur di Maluku dan Nusa Tenggara Timur pada putaran ini persoalan terkait dengan ilmu pengetahuan untuk uji pengetahuan ini soal-soalnya itu dikategorikan hots dan itu kita harus siap serta ada pilihan” jelasnya.

“Saya sangat berterima kasih kepada Asperindo dalam hal ini ditunjuk oleh Kementerian BUMN untuk melakukan kegiatan pelatihan ini dan bekerja sama dengan kita di FKIP Universitas Pattimura dan kita siapkan kegiatan ini kita laksanakan kurang lebih 2 hari, Hari pertama kita gunakan untuk pendalaman materi dan hari kedua kita lakukan untuk pelatihan” jelasnya.

“Kita mencoba untuk mendampingi guru-guru terkait dengan penguatan materi setelah penguatan materi itu baru kita latihan ini supaya guru-guru bukan cuma sekedar mengetahui bahwa mereka mempunyai mata pelajaran tetapi penguasaan konten profesional tetapi pedagogi kepribadian dan sosial itu harus dilatih, dalam hal ini banyak guru-guru yang tidak lolos” tambahnya lagi.

Bukan hanya di kompetensi profesional tetapi pedagogi kepribadian dan sosial ini yang harus kita dorong supaya mereka itu betul-betul memaksimalkan dan ketika tes pengetahuan ini di tanggal 15 dan 16 itu pengetahuan ini di Tahun 2022 mereka bisa lolos itu harapan kami kedepannya.

“Harapan kami juga guru-guru kita di Provinsi MMaluku, aluku Utara dan bahkan Nusa Tenggara Timur ini harus bisa bersaing dengan guru-guru yang ada di luar seperti di Jawa Sumatera dan Kalimantan,” pungkasnya. (Nur)

No More Posts Available.

No more pages to load.