Bangga Budaya Latin, Selena Gomez Kembai Rilis Lagu Berbahasa Spanyol

oleh -2 views
Link Banner

Porostimur.com | Jakarta: Aktris sekaligus penyanyi Selena Gomez merilis lagu berbahasa Spanyol  berjudul De Una Vez. “Saya sangat bangga dengan latar belakang Latin saya,” kata Selena Gomez tentang single barunya dalam sebuah pernyataan, dikutip dari Billboard, Minggu 17 Januari 2021.

“Rasanya empowering untuk bernyanyi dalam bahasa Spanyol lagi dan ‘De Una Vez’ adalah lagu cinta yang indah,” ujar Selena Gomez melanjutkan.

Lagu tersebut, diproduseri oleh Tainy, Albert Hype, Jota Rosa dan NEON16, ditayangkan perdana bersama video musik yang disutradarai oleh Los Pérez (Tania Verduzco dan Adrián Pérez). Visual tersebut menampilkan Selena Gomez berada di sebuah rumah mitos yang dikelilingi oleh visual magis, di mana dia melangkah ke ruangan yang mewakili evolusinya. Menjelang akhir video, kata-kata “Baila Conmigo” muncul, mengisyaratkan potensi single Spanyol kedua.

Baca Juga  Gading Marten Balas Begini Saat Disinggung Soal '19 Detik'

Setelah rilis, dia menulis di Twitter, “Ini adalah awal dari sesuatu yang sudah lama ingin saya jelajahi. Saya harap Anda menyukainya sama seperti saya.” Beberapa waktu lalu sebelum perilisannya, Selena Gomez mengonfirmasi bahwa dia akan merilis lagu Spanyol, dan ia juga meluncurkan cover art untuk lagu De Una Vez.

Dia kemudian me-retweet cuitannya tahun 2011 di mana dia menggoda bahwa lagu berbahasa Spanyol akan datang. “Saya pikir itu pantas untuk ditunggu,” tambahnya.

Lagu De Una Vez dirilis melalui Interscope Records dan UMG, turun hanya beberapa hari setelah penggemar yang bersemangat mulai berspekulasi di media sosial bahwa dia akan merilis musik berbahasa Spanyol, segera setelah beberapa mural yang mempromosikan musik baru terlihat di seluruh Meksiko.

Baca Juga  Sambut Perintah Kapolri, Polsek Lembeh Selatan Lakukan Penanaman Pohon

Lagu De Una Vez sendiri merupakan lagu berbahasa Spanyol kedua dari Selena Gomez. Ia sebelumnya merilis lagu berbahasa Spanyol pertamanya, Un Año Sin Lluvia, pada tahun 2010.

(red/tempo)