Bansos Covid-19 Tidak Jelas, PERMATA Jabodetabek Pertanyakan Keseriusan Pemda Kepulauan Tanimbar

oleh -76 views
Link Banner


Porostimur.com | Ambon: Perkumpulan Mahasiswa dan Pemuda Tanimbar (PERMATA) Jabodetabek, mempertanyakan Gustu Covid-19 Pemda Kepulauan Tanimbar terkait kejelasan Bantuan Sosial (Bansos) Covid-19 kepada mahasiswa Tanimbar di Jabodetabek yang terkena dampak Covid-19 yang sampai saat ini tidak kunjung terealisasi.

Ketua PERMATA Jabodetabek, Cantiago Layan, mengatakan sampai saat ini mahasiswa Tanimbar di Jabodetabek belum pernah menerima Bansos Covid-19 dari Pemda Kabupaten Kepulauan Tanimbar melalui Tim Gustu Covid-19.

Padahal, PERMATA Jabodetabek sejak bulan Juli 2020 lalu, telah diminta memfasilitasi pengumpulan data dan telah mengirimkan data-data mahasiswa Tanimbar di Jabodetabek secara resmi kepada Pemda Kabupaten Kepulauan Tanimbar melalui perwakilan Tim Gustu Covid-19, Niko Reresy sesuai permintaan.

“Kami sudah mengumpulkan data sesuai arahan dari Pak Niko dan sudah mengumpulkan dan mengirimkan data mahasiswa sebanyak 117 mahasiswa calon Penerima Bansos Covid-19, namun sampai saat ini tidak jelas Bansos tersebut”, kata Cantiago.

Link Banner

Cantiago mengungkapkan, sebagai Pengurus PERMATA Jabodetabek, pihaknya punya tanggung jawab moral kepada setiap anggota PERMATA Jabodetabek yang telah memberikan data-datanya untuk Bansos Covid-19 tersebut. Karena tentunya ada secercah harapan dari setiap mahasiswa terhadap bansos tersebut, mengingat dampak Covid-19 di Jabodetabek yang sangat-sangat masif.

Baca Juga  Polda Maluku Umumkan Nilai 13 Kompetensi Seleksi Sekolah Inspektur

“Jujur kami punya tanggung jawab moral yang sangat besar kepada anggota PEMATA yang sampai saat ini belum terjawab soal Bansos ini. Sebagai pengurus, kami juga belum bisa menjawab apapun kepada anggota kami, karena sampai saat ini pun tidak ada kejelasan juga dari pihak Gustu Covid-19. Kami juga sudah berupaya beberapa kali mencoba menghubungi pihak yang meminta data untuk sekedar mencari informasi, namun tidak ada jawaban juga”, ungkap Cantiago.

PERMATA Jabodetabek berharap Pemda Kabupaten Kepulauan Tanimbar melalui Gustu Covid-19 dapat memberikan jawaban yang pasti kepada perihal bansos covid-19 ini.

“Data-data sudah kami ajukan sesuai permintaan, maka kami berharap ada penjelasan yang resmi dari pihak terkait. Kalau memang alokasi Bansos Covid-19 kepada mahasiswa Jabodetabek itu benar-benar ada, maka mohon informasinya, dan atau sebaliknya jika Bansos Covid-19 kepada mahasiswa di Jabodetabek tidak ada, maka mohon klarifikasi dan diberikan penjelasan resmi dari Gustu Covid-19 Kabupaten Kepulauan Tanimbar kepada PERMATA agar jelas persoalannnya”, tegasnya.

Baca Juga  Bawaslu akan Bubarkan Massa Kandidat yang Tidak Taat Protokol Kesehatan

Hal senada diungkapkan Anastasia Atdjas, Bendahara PERMATA Jabodetabek, sekaligus Koordinator Pengumpulan Data mahasiswa bahwa pengumpulan data mahasiswa untuk Bansos Covid-19 tersebut atas arahan dari Gustu Covid-19 Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

“Sebelum kami mengumpulan dan mengirimkan data mahasiswa sesuai arahan Gustu Covid-19 Kabupaten Kepulauan Tanimbar, kami juga telah mengkomunikasikan hal tersebut kepada pihak Kantor Penghubung Kabupaten Kepulauan Tanimbar di Jakarta, untuk mempertegas informasi Bansos tersebut, sehingga kami berproses sesuai arahan yang ada. Pengumpulan data tersebut bukan satu kali langsung beres, tapi beberapa kali, karena pada prosesnya ada perubahan-perubahan dan penyesuaian format data dari Gustu sebagai syarat kepada kami, sehingga kami pun dengan terpakasa menyesuaikan lagi dari awal untuk memenuhi syarat sesuai arahan dan dikirimkan kepada Pak Niko (Gustu)”, ungkapnya.

Lebih lanjut, Anastasia atau yang akrab dipangil Tassya, menjelaskan sampai saat ini anggota PERMATA Jabodetabek yang telah mengumpulkan data, selalu menanyakan perihal Bansos tersebut kepada Pengurus PERMATA, dan pengurus pun belum bisa memberikan jawaban apapun.

Baca Juga  Ketakutan Virus Corona Buat Isu Anti-China Menguat

“Teman-teman selalu tanya baik lewat WA group, maupun japri kepada kami (Pengurus), Bansos ini bagaimana? atau Bansos ini apa kabar? Dan kami pun tidak bisa menjawab, hanya kata “sabar” atau “bersabar” yang bisa kami sampaikan untuk menjawab pertanyaan teman-teman mahasiswa,” jelas Tassya.

Tassya mengatakan, Pengurus PERMATA sangat memahami keadaan teman-teman mahasiswa Tanimbar di Jabodetabek yang terkena dampak Covid-19 ini, apalagi sesuai informasi yang beredar bahwa Bansos yang sama kepada teman-teman mahasiswa Tanimbar di daerah lain seperti di Ambon, Makasar ataupun di Jogja sudah terealisasi, maka hal ini tentu menjadi tanda tanya buat teman-teman mahasiawa di Jabodetabek.

“Kami berharap semoga ada penjelasan yang pasti dari Pemda Kabupaten Kepulauan Tanimbar melalui Tim Gustu-Covid-19 daerah perihal Bansos itu kepada teman-teman Mahasiswa di Jabodetabek, agar menjadi jelas”, tutup Tassya. (olof)