oleh

Baru Dari Jakarta dan Bandung Kalapas II B Sanana Diminta Isolasi Diri

Link Banner

Porostimur.com | Sanana: Sepertinya Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Sanana, Noveri Budi Santoso menjadi ketakutan bagi bawahannya sendiri. Sebab, Noveri sendiri memiliki riwayat perjalanan dari kota yang terjangkit oleh virus corona (Covid-19), yakni Bandung dan Jakarta.

Orang nomor satu di Lapas Sanana itu tiba di Kepulauan Sula (Kepsul) pada Senin, 24 Maret awal pekan ini.

Link Banner

Dari informasi yang dikantongi media ini, ketika yang bersangkutan tiba di rumahnya, yang bersangkutan langsung masuk ke kantor.

Hal itu yang membuat para bawahan maupun warga binaan pemasyarakatan (WBP) merasa takut dan cemas.

Sekretaris Daerah (Sekda) yang selaku Ketua Tim Gugus Tugas penanggulangam Covid-19 Syafrudin Sapsuha langsung mengambil langkah cepat dengan menyurat secara resmi ke Kalapas untuk dimintai agar yang bersangkutan mengisolasi mandiri di rumah.

“Iya, kami sudah tidak lanjuti dengan menyurat langsung di Kalapas agar beliau dapat mengisolasi mandiri di rumah selama 14 hari ke depan” katanya kepada wartawan, Kamis (26/3/2020).

Sementara Kalapas Kelas IIB Sanana, Noveri Budi Santoso saat dikonfirmasi media ini membenarkan bahwa dia baru pulang dari Bandung dan Jakarta.

Budi mengaku hari Senin kemarin dia baru tiba di Sanana.

“Iya baru dari Bandung dan Jakarta. Saya tadi hubungi pihak rumah sakit untuk pemeriksaan mandiri, tapi katanya tunggu samap 10 hari lagi, itupun kalau ada keluhan,” katanya.

Noveri juga mengaku bahwa dia masuk ke kantor. Namun, kata dia, masuk ke kantor tidak secara aktif.

“Saya hanya memantau situasi kantor. Sampai saat ini alhamdulillah saya merasa sehat. Tapi kan lebih bagus segera diperiksa supaya kita bisa pastikan,” ujarnya.

Terpisah, Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ifan Sangaji mengatakan, sampai saat ini dia belum tahu ada permintaan untuk dilakukan secara mandiri kepada Kalapas Sanana.

Tapi terkait baru dari luar kota, apalagi daerah yang terkonfirmasi ada positif Covid-19, walaupun tanpa gejala, sebaiknya stay at home atau berdiam diri di rumah.

“Kurangi kontak dengan orang lian atau kalau kontak, minimal jarak 1 meter,” katanya. (ifo)

Link Banner

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed