Basarnas Akhiri Pencarian Dua Korban Perahu Tenggelam di Pulau Kelang

oleh -26 views
Link Banner

Porostimur.com |Basarnas Ambon menghentikan upaya pencarian terhadap dua orang yang yang tenggelam di tengah laut pada Ahad (8/11) lalu, ketika menumpangi perahu ketinting menuju Dusun Tihu, Kecamatan Manipa, Kabupaten Seram Bagian Barat, Provinsi Maluku.

Dua orang warga itu bernama Wahid Tomia 18 tahun dan Rizal 19 tahun, warga Desa Manipa, Kecamatan Manipa, Seram Bagian Barat.

Pencarian selama tujuh hari, Basarnas tak menemukan tanda-tanda korban di tengah laut, padahal titik lokasi pencarian diperluas hingga seperdua perairan laut Maluku.

Kepala Basarnas Ambon, Djunaidi mengatakan pihaknya terpaksa menutup operasi Sar terhadap dua warga yang hilang pada hari ini Ahad (15/11/2020) pukul 18.00 WIT.

“Semua potensi SAR sepakat menutup pencarian dan mereka tengah kembali bertugas di instansi masing-masing,” kata Djunaidi, Ahad malam di Ambon.

Baca Juga  Pangdam Pattimura Ajak Masyarakat Aboru Ciptakan Kedamaian dan Kerukunan

Djunaidi bilang pihak keluarga korban sudah mengikhlaskan anak mereka yang hilang karena itu merupakan kehendak yang Maha Kuasa. Namun sang orang tua masih berharap Wahid Tomia 18 tahun dan Rizal 19 tahun ditemukan dengan selamat.

Pihak keluarga berterima kasih Basarnas tengah memberikan pelayanan yang maksimal selama pencarian korban meskipun pencarian selama tujuh hari itu tak menunjukkan keberadaan jenazah di tengah laut.

Awalnya, sebuah perahu ketinting yang ditumpangi tiga warga menuju pulau Kelang, Dusun Tihu, Kabupaten Seram Bagian Barat, Provinsi Maluku, tenggelam di tengah laut pada Ahad pekan lalu.

Satu orang ditemukan selamat sementara dua orang dinyatakan hilang. Mereka masing-masing Firmansya Tomia 19 tahun, Wahid Tomia 18 tahun dan Rizal 19 tahun.

Baca Juga  5 Pendaki Gunung Cantik yang Buktikan Wanita Itu Tangguh dan Kuat

Informasi awal, perahu ketinting tersebut bertolak dari pelabuhan pulau Manipa Dusun Pilar Lahutubang menuju pulau Kelang, Dusun Tihu, Kabupaten Seram Bagian Barat. Dalam perjalanan, perahu ketinting yang ditumpangi tiga remaja diterjang ombak hingga terbalik pada pukul 11.08 WIT.

Ketiga remaja berupaya menyelamatkan diri dengan melompat ke luar perahu yang mulai tenggelam Saat hendak berlayar selama dua jam menuju pulau Kelang, Dusun Tihu, Seram Bagian Barat. (red)