Basarnas Gelar Rakor dan Latihan SAR Daerah 2019

oleh -70 views
Link Banner

Porostimur.com |Ambon: Basarnas melalui Kantor Pencarian dan Pertolongan Ambon menyelenggarakan Rapat Koordinasi SAR Latihan SAR Daerah Kantor Pencarian dan Pertolongan Ambon Tahun 2019, Senin (21/10/2019), di Hotel Pasifik Ambon.

Rakor tersebut dibuka oleh Direktur Kesiapsiagaan Basarnas, Didi Hamzar, S.Sos., M.M dan Wakil Gubernur Maluku, Barnabas Orno.

Latihan SAR kali ini mengusung tema, “Dengan Rakor dan Latihan Pencarian dan Pertolongan Daerah Kita Tingkatkan Profesionalisme, Sinergitas dan Militan Dalam Pengendalian Pelaksanaan Operasi Pencarian dan Pertolongan Pada Kecelakaan Kapal Secara Cepat, Tepat, dan Terpadu”.

Turut Hadir dalam Rakor tersebut, Didi Hamzar, Direktur Kesiapsiagaan Basarnas, Wakil Gubernur Maluku, Barnabas Orno, dan unsur TNI-Polri, serta tamu undangan lainnya.

Didi Hamzar selaku Direktur Kesiapsiagaan Basarnas menjelaskan bahwa Untuk kantor SAR Ambon, memang Maluku baru punya di Ambon dan pos SAR di Tual. Pihaknya juga memiliki program pembentukkan pos SAR untuk mengcover wilayah kerja di Ambon. Sambil menunggu proses prosedur pemerintahan, mereka memang diwajibkan untuk meningkatkan koordinasi.

Baca Juga  Daftar pemilih Desa Namlea diplenokan

Dirinya mengatakan kapal basarnas di Ambon hanya memiliki 2 kapal ditambah juga kapal dari angkatan laut dan bakamla serta pol air. Nanti akan ada juga kapal-kapal dari pemerintahan, Kapal seperti inilah yang nantinya akan membantu kapal-kapal basarnas kalau ada kecelakaan pelayaran di wilayah kerja Ambon.

“Sambil tadi perguatan organisasi basarnas merupakan prosedur pemerintahan artinya pemerintah sudah memikirkan dengan keterbatasan yang sudah ada kami menunggu perguatan atau penguatan organisasi yang paling rasional adalah kita meningkatkan organisasi di basarnas. Dengan unsur pemerintahan yang ada di dunia usaha maupun masyarakat,” kata Hamzar.

Menurut Hamzar, rakor ini adalah upaya masyarakat untuk menjembatani keterbatasan pekerjaan basarnas di wilayah Ambon.

Baca Juga  Kerusakan Sound System Warnai Pesta Rakyat di Lapangan Merdeka Ambon

Dirinya mengungkapkan Kalau dari sisi bagaimana menyiasati untuk melakukan suatu program prioritas, salah satunya adalah rakor ini untuk menggunakan intenkontensi di wilayah yang paling sering terjadi kecelakaan kapal. Dari situlah pihaknya akan meningkatkan koordinasi dengan unsur pemerintahan maupun unsur masyarakat yang mempunyai kemampuan untuk membantu kita untuk proses mencari unsur pertolongan.

“Dikendalikan betul tingkat tingkat kerawanan dalam AS petugas SAR nanti akan ditingkatkan koordinasi dengan semua unsur yang bisa membantu kita supaya kesiapsiagaan yang ada diwilayah Ambon betul-betul terukur tidak hanya kita bikin program dan melapor,” ungkapnya.

Dirinya juga mengatakan pihaknya akan mendatangi mereka yang memiliki kapal bagaimana kondisi kapalnya kemampuannya seperti apa, dan akan kita ikat menjadi satu bersama supaya kalau terjadi sesuatu diwilayah Ambon semua bisa tahu dan semua potensial bisa bekerja secara profesional.

Baca Juga  Diundang PDI Perjuangan Daftar Cakada, Kasman Uno Ucapkan Terima Kasih

Ini adalah satu program dan upaya untuk menunggu pemerintah melengkapi semua prasarana.

Didi Hamzar menambahkan, Ambon sudah termasuk kantor Type A, karena Ambon sudah meningkatkan statusnya. Tinggal nanti akan diupayakan untuk penambahan pos-pos SAR dan pos-pos SAR ini nantinya akan di dorong menjadi kantor SAR.

“Jadi secara sosialisasi kita menambahkan pos-pos SAR di petakan sesuai lokasi yang dianggap rawan atau bencana dan pos-pos ini akan didorong secara waktu sesuai kemampuan menjadi kantor SAR,” tutupnya. (ebot)