Bassam Fokus Ekonomi Petani Kopra

oleh -21 views
Link Banner

Porostimur.com | Labuha; Dengan mematuhi protokol kesehatan Covid-19, Kampanye pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Selatan (Halsel) Hasan Ali Bassam Kasuba, berjalan khidmat dan meriah, Kamis (1/10/2020).

Calon Wakil Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba, didampingi Ketua DPD PAN Halsel Mansur Abdul Fatah selaku juru kampanye, Anggota DPRD Fraksi PKB Alwan K. Bode, Anggota DPRD Fraksi PKS Humein Kiat

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Halsel, Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Humein Kiat dalam orasi politiknya mengatakan bahwa di Pilkada Halsel kali ini hanya ada Dua pasang kandidat saja, jika ada yang mengisukan masih ada kandidat lain yang akan mendaftar maka itu sudah dipastikan tidak benar alias hoax.

Kata Humein, kehadiran Usman-Bassam sebagai kandidat Nomor Urut 2 menjadi solusi perubahan “Kenapa tidak, Hi. Usman Sidik dan Hasan Ali Bassam Kasuba bakal memenangkan pilkada kali ini, sebab jumlah kursi di DPRD saja 21 dari 30 kursi yang secara politisi Usman-Bassam sudah mengantongi 79.624, suara

Link Banner

Maka jika dipresentasikan dari hasil perolehan suara di Legislatif 2019 lalu, Usman-Bassam sudah mengantongi 65% dari 117.000 partisipasi Pemilih di Pilkada 2019.

Baca Juga  Pasca Gempa Dahsyat, Sumur Pandeglang Mati Lampu dan Susah Sinyal

“Jadi jangan salah pilih mari tong sama-sama percayakan Usman-Bassam pimpin Bumi Saruma ini dengan harapan mengembalikan senyum yang kurang lebih LIMA TAHUN hilang. Selain itu prinsip membangun Halmahera Selatan pasangan Calon Usman-Bassam dengan tagline “Kembalikan Senyum” berkeyakinan akan meraih suara terbanyak di Pilkada kali ini”, kata Humein

Ketua DPD PAN Halsel, Mansur Abdul Fatah dalam kesempatannya, mengulas sekilas perjalanan Hi. Usman Sidik, berawal dari keseharian sosok pemimpin yang dinilai bisa membawa perubahan di Halmahera Selatan, hingga karir politik yang membawa pria Makayoa itu ke kancah pilkada

“Hi. Usman Sidik lahir di Desa Ori Makurunga, Kecamatan Kayoa Selatan setelah, berpindah ke trans yang sekarang dikenal dengan Dusun Marimoi, beliau juga pernah menjadi buruh kasar di Gudang Kelapa (Kopra) di salah satu anggota DPRD aktif periode 2019-2024, dan melanjutkan pendidikan SMAnya di Kota Ternate sambil menjadi buruh di Pelabuhan Bastiong Ternate”, kata Culen dalam orasi politiknya.

Baca Juga  Hasil Tes 2 MotoGP Spanyol 2020, Maverick Vinales Melesat, Valentino Rossi Terlempar dari 10 Besar

Pria asal Gane Barat Utara itu juga, menambahkan bahwa, Hi. Usman Sidik sebelum mencalonkan diri sebagai Calon Bupati Halsel juga, pernah menjadi wartawan di salah satu media Televisi (TV) Nasional (RCTI) selama kurang lebih 19 Tahun, yang kemudian mendapat posisi straregis di Partai Keadilan Bangsa (PKB) tingkat Dewan Pimpinan Pusat (DPP) yakni Wakil Sekjen, posisi itu kemudian berpindah ke Wakil Bendahara Umum DPP PKB hingga saat ini.

“Pasangan muda (Usman-Bassam) memiliki jaringan nasional yang dapat menghantarkan Halmahera Selatan lebih baik kedepan, Maka jangan salah pilih, dan kita juga meyakini, masyarakat Halsel bisa mengerti bahwa kedua sosok pemimpin ini, (Usman-Bassam) memiliki kemampuan untuk mengubah Bumi Saruma tercinta ini”, pungkasnya.

Baca Juga  PSBB Kota Ambon Masih Dibahas, PSBR Diperpanjang

Sementara itu, Calon Wakil Bupati Halmahera Selatan Periode 2020/2025 Hasan Ali Bassam Kasuba menegaskan bahwa, 90% (sembilan puluh persen) perekonomian Masyarakat Halmahera Selatan bergantung pada hasil pengolahan kelapa dimana, kita ketahui bersama bahwa kondisi harga kelapa (Kopra) anjlok (turun) hingga berkisar kurang lebih dua sampai dengan Rp. 3000 per kilogramnya

“Ini secara tidak langsung menekan pendapatan masyarakat, jika dalam kesempatan ini saya bersama Calon Bupati Usman Sidik, mendapat rahmat untuk memimpin Halsel, maka buah kelapa bukan hanya diambil dari isinya saja tapi, Insya Allah akan kita kembangkan agar sabut dan tempurung kelapa juga bisa bernilai ekonomi yang berdampak pada pendapatan masyarakat Bumi Saruma,” kata Putra Sulung Hi. Muhamad Kasuba itu. (adhy)