Porostimur.com, Langgur – Anggota Bawaslu Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) Marselus Hungan mengingatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk tetap bersikap netral dan tidak terlibat langsung dalam penjemputan pasangan calon bupati tertentu.
Peringatan tersebut dikemukakan, menyusul banyak aduan dan laporan dari masyarakat terkait keterlibatan oknum ASN yang secara terang-terangan melancarkan aksi dukungan jelang pendaftaran di KPU Kabupaten Malra.
“Sekarang ini laporan yang masuk ke kita (Bawaslu), ada banyak ASN yang dilarang oleh undang-undang berpolitik praktis mereka sudah beraksi,” ucapnya.
Menurutnya, baik postingan di via jejaring sosial facebook ataupun mengantar calon untuk mendaftar, bahkan ada rencana untuk menjemput salah satu bakal calon tertentu.
“Memang kita belum punya legal standing untuk menindak orang atau pihak tertentu namun ini menjadi informasi awal bagi kita untuk memantau aktivitas mereka,” cetusnya.
Selain itu, Marselus Hungan juga menggaris bawahi pentingnya menjaga integritas dan etika dalam bekerja, serta menghindari segala bentuk penyalahgunaan wewenang yang dapat merugikan masyarakat dan institusi.
“Sebagai abdi negara, wajib menjaga integritas dan netralitas. Tidak ada tempat bagi ASN untuk terlibat dalam kegiatan politik praktis yang dapat mencederai kepercayaan publik,” tegasnya.