Bayi 3 Bulan Berstatus PDP di Kabupaten Halbar Dimakamkan Dengan Prosedur Covid-19

oleh -1.156 views
Link Banner

Porostimur.com | Jailolo: Bayi berusia tiga bulan dengan status Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Kabupaten Halmahera Barat (Halbar), Provinsi Maluku Utara (Malut), dikabarkan meninggal dunia pada, Selasa (19/5/2020) sekitar pukul 18.00 WIT

Melansir indotimur.com, bayi yang merupakan warga Kecamatan Jailolo ini, lahir di Kota Ternate pada Februari lalu 2020  dan dibawa ke Jailolo.

Pada Minggu 17 Mei dibawa ke RSUD Jailolo karena sakit dengan gejala panas, batuk, sesak napas dan BAB, namun pemeriksaan rapid test pertama hasilnya non reaktif.

Bayi yang berjenis kelamin perempuan, asal Desa Gufasa Kecamatan Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat, Provinsi Maluku Utara ini meninggal dunia di RSUD Jailolo.

Link Banner

”Sesuai hasil rontgen almarhum menunjukan tanda infeksi paru (Pneumonia), sehingga ditetapkan statusnya PDP,” ungkap Direktur RSUD Jailolo dr. Hi. Syafrullah Radjiloen ketika dikonfirmasi di RSUD Jailolo.

Baca Juga  Satgas Yonif RK 732/Banau Temukan 6 Bom Rakitan Sisa Konflik di Saparua

Syafrullah mengaku, setelah AN dinyatakan meninggal, RSUD langsung berkoordinasi dengan keluarga Almarhum dan memberikan penjelasan kepada keluarga almarhum sehingga mereka menerima jika almarhum di makamkan sesuai protokol Covid-19.

”Alhamdullah keluarga menerima jika almarhum dimakamkan menggunakan protokol Covid-19,” pungkasnya.

Almarhum AN di makamkan sekitar pukul 23.00 WIT tadi di Pemakaman Islam Desa Gufasa Kecamatan Jailolo dengan mengikuti protokol Covid-19.

Pemakaman dilakukan oleh 4 anggota Polres Halbar dengan menggunakan pakaian APD lengkap. (red/ash)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *