Bea Cukai dan BNN Provinsi Maluku Amankan Paket Handphone Berisi Tembakau Gorila

oleh -77 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Bea Cukai bersama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Maluku berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika melalui modus kiriman paket di Gudang Cargo Bandara Internasional Pattimura Ambon.

Kepala Kantor Bea Cukai Ambon, Saut Mulia mengungkapkan bahwa penindakan berawal dari informasi yang diperoleh jajarannya dari Bea Cukai Sulawesi Bagian Selatan.

“Customs narcotics team Kanwil Bea Cukai Sulawesi Bagian Selatan menginformasikan adanya dugaan sebuah paket kiriman yang terindikasi terdapat narkotika di dalamnya,” ungkap Saut.

Menindaklanjuti informasi tersebut, Bea Cukai Ambon, Bea Cukai Wilayah Maluku, dan BNN Provinsi Maluku melakukan joint operation terhadap paket tersebut.

Modus yang digunakan adalah dengan menyamarkan paket tersebut dengan menyatakan isinya berupa handphone.

Baca Juga  Menilik Tradisi Pra Nikah di Dusun Tanah Goyang, Seram Bagian Barat

Petugas gabungan kemudian melakukan pemantauan secara ketat di Gudang kargo Bandara Internasional Pattimura Ambon sepanjang Rabu (8/7/2020).

“Keesokannya petugas berkoordinasi dengan pihak perusahaan jasa titipan dan melakukan pemantauan, namun paket belum diambil pada hari Kamis.

Keesokannya pada hari Jumat (10/7/2020), petugas mendapatkan informasi akan ada pengambilan atas paket tersebut,” tambah Saut.

Petugas gabungan pun meringkus dua orang yang mengambil paket tersebut.

Dari dalam paket yang diambil oleh penerima barang berinisial GSA dan RSW ditemukan barang bukti berupa satu bungkusan hitam bertuliskan Golden Zeus V2 yang berisikan tembakau gorilla seberat 5,8 gram yang disembunyikan dalam kardus bekas ponsel.

“Dari keterangan yang diberikan oleh penerima barang, barang yang dikirim tersebut biasa disebut “sinte” yang dipesan oleh temannya,” ujar Saut.

Baca Juga  Catat, Ini Efek Samping yang Mungkin Muncul dari Vaksin COVID-19

Atas penindakan ini, Bea Cukai Ambon telah menyerahkan barang bukti serta penerima barang kepada BNN Provinsi Maluku untuk dilakukan penanganan lebih lanjut. (red)