Bebas Bersyarat, John Kei Tinggalkan Nusakambangan

oleh -384 views
Link Banner

Porostimur.com | Cilacap: John Refra alias John Kei, terpidana kasus pembunuhan Bos Sanex Steel, Tan Harry Tantono pada tahun 2012, akhirnya menghirup udara bebas pada Kamis (26/12/2019).

John Kei berstatus bebas bersyarat setelah menjalani hukuman 7 tahun 10 bulan penjara. 

John Kei yang mengenakan kaos warna hitam, dan celana jeans ini terlihat keluar dari pos Dermaga Wijayapura, yang merupakaan pos penyebrangan menuju ke Pulau Nusakambangan, sekitar pukul 09.30 WIB.

Keluarga yang sudah menunggu di depan Pos Wijayapura sejak Kamis pagi, langsung menyerbu dan memeluk John Kei, satu persatu.

Dilansir dari rri.co.id, Kasi Pembinaan Narapidana dan Anak Didik (Kasibinadik) Lapas Permisan Nusakambangan Yohanes Varianto mengatakan jika John Kei divonis 16 tahun penjara.

Baca Juga  Aktifitas Tambang Pasir Ilegal di Kota Bitung Mulai Beroperasi

Sementara itu untuk mendapatkan bebas bersyarat harus sudah menjalani hukuman selama duapertiga masa hukuman. 

Menurutnya duapertiga masa hukuman dari 16 tahun sekitar 10 tahun 8 bulan. Namun, selama ini John kei sudah mendapatkan remisi sebanyak 3 tahun 30 hari. 

“John Kei mendapatkan Remisi Natal dari Kemenkumham tertanggal 23 Desember, dan pada masa 2/3 masa hukuman setelah dikurangi remisi atau 7 tahun 10 bulan, tepat pada 25 Desember kemarin. Karena hari kemarin libur maka, pelaksanaan bebas bersyarat dilaksanakan Kamis ini,” katanya. 

Meskipun telah keluar, dengan bebas bersyarat. John Kei nantinya tetap harus melapor ke Balai Permasyarakatan (Bapas) Bogor setiap bulannya. Pasalnya, dia berdomisili di Bekasi. 

Baca Juga  Masa Reses, Anggota Komisi V FPKS Terima Usulan dari Pemkab Maluku Tenggara

John Kei mengatakan kebebasannya kali ini merupakan hadiah Natal di tahun 2019. Dia sangat bersyukur atas anugerah yang diberikan. Untuk itu, kedepan, dia akan menjadi pribadi yang lebih baik lagi. 

“Perasaan saya sangat bahagia, sangat suka cita, karena hari ini saya bebas, dijemput teman-teman isteri, dan anak-anak. Ini sangat luar biasa, karena beberapa tahun, Natal membuat saya sedih, tetapi Natal kali ini begitu suka cita, ini semua berkat kasih an anugerah Tuhan,” katanya. 

John Kei yang kini semakin relijius ini mengaku nantinya akan memanfaatkan waktu  memberikan pelayanan rohani dari penjara satu ke penjara lainnya. Bahkan tidak menutup kemungkinan dilakukan di gereja atau tempat lainnya. 

Baca Juga  KKP Ungkap Kematian Masal Ratusan Ikan Disertai Perubahan Warna Air Laut di Ternate

Selain itu juga akan menghabiskan waktu bersama dengan keluarga, karena selama hampir delapan tahun ini, sudah banyak momen yang terlewatkan. 

John Refra Kei, yang dikenal sebagai Godfather of Jakarta menjalankan hukuman di Lapas yang ada di Pulau Nusakambangan sejak tahun 2014 lalu. Sebelumnya dia mendekam di Lapas Salemba Jakarta. Saat di Nusakambangan, dia sempat menempati Lapas Batu, dan terakhir di Lapas Permisan.  

John Kei bersama dengan keluarga dan rombongan, meninggalkan wilayah Dermaga Wijayapura sekitar pukul 10.00 WIB. John Kei pergi menggunakan mobil Jeep bernomor polisi B 1161 KCO. (red/rtl/rri)

View this post on Instagram

John Key Bebas Bersyarat

A post shared by Dino Umahuk (@valdinho74) on