Belajar Mandiri di Rumah Ala MAN 1 Tikep

oleh -512 views
Link Banner

Porostimur.com | Tidore: Terhitung sejak tanggal 17 Maret kemarin, sampai tanggal 31 Maret 2020, Madrasah Aliyah Negeri 1 Tidore Kepulauan melaksanakan Belajar Mandiri di Rumah dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19 atau sering dikenal dengan istilah Virus Corona.

Menurut pantauan awak humas di lokasi, Madrasah yang dipimpin oleh Hj. Sumarni Umar tersebut terlihat lengang tanpa aktivitas belajar mengajar seperti sedia kala, hanya para guru yang tetap stay di ruang guru dan sibuk memainkan gadget, baik laptop maupun HP android.

Ditemui diruangannya, Senin (23/03) Kepala Madrasah menuturkan bahwa saat ini anak didiknya semua belajar mandiri di rumah, hal tersebut menindak lanjuti Surat Edaran dari Kementerian Agama Kota Tidore Kepulauan tentang pencegahan penyebaran virus corona.

Baca Juga  Klasemen Liga Spanyol Pekan Ke-17: Tekuk Celta Vigo 2-0, Real Madrid ke Puncak

Lebih lanjut Hj. Marni sapaan akrab Kepala Madrasah Negeri 1 Tikep, menjelaskan bahwa sistem belajar mengajar tetap berlangsung tetapi dilakukan melalui media digital (WhatsApp Grup) yang dipandu langsung oleh Guru Kelas maupun Pelajaran setiap harinya.

“Tiap hari, Guru memberikan teori yang telah disusun sebelumnya menggunakan format word maupun pdf kemudian memberi tugas, baik diskusi maupun tugas tertulis yang dikirim langsung jawabannya oleh siswa maupun menunggu tenggat waktu diselesaikannya tugas tertulis dengan format pdf”, jelas Kepmad

Ketika ditanyakan kendala dalam melaksanakan Belajar Mandiri tersebut Kepmad menjawab bahwa HP yang digunakan siswa kebanyakan adalah milik orang tua, jadi untuk diskusi kadang beberapa siswa tidak bisa mengikuti dikarenakan HP masih “dipakai” oleh orang tua, selain itu ada juga beberapa siswa yang tidak memiliki HP berbasis android.

Baca Juga  Kapolri Resmi Lantik Kapolda Maluku dan 7 Kapolda Lainnya, Wanti-wanti Dua Agenda Besar

Diakhir sesi wawancara Hj. Marni menitip pesan kepada seluruh Siswa MAN 1 Tikep untuk tetap berada di rumah, jangan menganggap bahwa ini liburan sehingga pergi ke tempat wisata atau tempat keramaian, menjaga pola hidup sehat dan kepada orang tua siswa diharap mengawasi anak-anaknya untuk tidak keluar rumah dan mengawal proses Belajar Mandiri di Rumah.

“Saat ini saya sadar, betapa pentingnya proses belajar digital yang kredibel seperti aplikasi ruang guru dll, kedepan semoga ada dukungan dari pimpinan, ada sebuah program belajar digital mandiri yang dimiliki masing-masing Madrasah sehingga selain membantu proses belajar mengajar juga dapat dimanfaatkan ketika ada keadaan darurat seperti saat ini”, harap Hj. Marni. (red/inmas)