Belum Ada Rencana Penutupan Sementara Kantor DPRD Maluku

oleh -53 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Hingga saat ini belum ada rencana untuk menutup sementara Kantor DPRD Provinsi Maluku, seperti yang diberitakan selama ini oleh sejumlah media massa.

Sekretaris DPRD Provinsi Maluku, Bodewin Wattimena menegaskan, pihaknya belum punya rencana untuk menutup sementara Kantor DPRD Maluku akibat Corona.

“Yang pasti setelah kasus ini terjadi, kita telah mengambil langkah-langkah untuk sterilisasi kantor,” kata Sekwan kepada wartawan, di Gedung DPRD Provinsi Maluku, Senin (10/8/220).

Bodewin bilang, ada sekitar empat orang yang terdiri dari satu Anggota DPRD dan tiga Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Sekretariat DPRD yang terkonfirmasi positif Covid-19, dan tidak ada penambahan.

Menurut Sekwan, pihaknya masih menunggu hasil swab test dari salah satu ASN. “Saya tidak tahu soal terbaca ataukah tidak. Yang pasti empat orang ASN yang diperiksa, tiga hasilnya sudah keluar, dan satunya belum,” katanya.

Baca Juga  Pentingnya Keterlibatan Publik Dalam Mengawal Data Pemilih Berkualitas Pada Pilkada 2020

Menurutnya, ketiga ASN yang terkonfirmasi positif Covid-19 telah dikarantina di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Maluku.

“Yang satunya lagi masih di survei lokasi rumahnya. Kalau memungkinkan, maka akan isolasi mandiri di rumah, ataupun juga dibawa ke BPSDM untuk menjalani karantina,” ujar Sekwan.

Beruntungnya, menurut Sekwan, sejak bertugas ke Jakarta, ketiga orang ASN ini sudah dilarang untuk berkantor. Dan dari hasil tracing dari salah satu ASN yang sudah terkonfirmasi positif Covid-19, hanya keempat ASN ini yang diduga berkontak erat dengan yang bersangkutan.

Lebih jauh, Wattimena menjelaskan, pihaknya telah menyusun paduan teknis dan langkah-langkah, untuk penanganan Covid-19. Isi paduan teknis itu, lanjut Wattimena, terkait dengan langkah-langkah, untuk menghindari setiap orang dari penyebaran Covid-19.

Baca Juga  Hilang di Sungai Tolabit, Warga Desa Lelesang Kecamatan Kao Barat, Halmahera Utara Belum Ditemukan

Dia berharap, seluruh ASN, anggota dan pimpinan DPRD Provinsi Maluku untuk menjalankan perilaku hidup sehat. Menurutnya, setiap orang yang berkunjung ke kantor DPRD Provinsi Maluku, wajib memakai masker.

“Kemudian wajib mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir yang telah kami siapkan, sebelum memasuki kantor. Di setiap ruangan yang mau dimasuki juga kita siapkan air dan sabun untuk mencuci tangan. Dalam melakukan aktivitas, wajib menjalankan sosial distancing, menjaga jarak, tidak berkerumun, dan tidak berjabat tangan,” kata Wattimena.

Ditambahkan, saat melakukan rapat, langkah-langkah yang dilakukan pihaknya adalah, sebelum dan sesudah rapat, pihaknya akan membersihkan meja-meja rapat dengan cairan disinfektan.

Selain itu, peserta rapat wajib menggunakan masker, dan boleh dilepaskan saat akan berbicara.

Baca Juga  Akibat Hujan Lebat Desa Waitina di Hantam Banjir

“Sarung mic yang dipakai untuk berbicara juga kita sediakan untuk diganti setiap waktu, dengan tujuan untuk menghindari penyebaran Covid-19. Jadi langkah-langkah yang kita ambil tidak jauh beda dengan langkah-langkah secara umum. Tujuan kita adalah, kalaupun Covid-19 ini terus berlangsung, tapi minimal kita bisa memutus rantai penyebarannya,” tandas Wattimena. (liehu)