Belum Ada Tim yang Mampu Menaklukkan Ajax

oleh -41 views
Link Banner

Porostimur.com | Den Haag: Sulit dibayangkan tim yang ditinggalkan sejumlah pilar penting namun masih mampu berperforma sangat konsisten seperti yang dilakukan AFC Ajax.

Pada musim panas lalu, mereka ditinggalkan tiga gelandang penting yakni Dani De Witt (ke AZ Alkmaar), Lasse Schone (Genoa CFC), dan Frenkie De Jong (ke FC Barcelona).

Ajax juga kehilangan pemain sekaliber bek tengah dan kapten Matthijs De Ligt (Juventus FC) serta striker Kasper Dolberg (OGC Nice).Namun, performa Ajax terkesan tidak berubah.

Bahkan, mereka mampu melanjutkan start impresif musim ini dengan menekuk tuan rumah ADO Den Haag 2-0 pada pekan kesembilan Eredivisie di Stadion Cars Jeans, Minggu (6/10).

Dengan demikian, De Godenzonen tidak terkalahkan dalam 16 laga pertama di seluruh kompetisi.

Baca Juga  Terhenti Langkahku

Kemenangan ini mengukuhkan posisi Ajax di puncak klasemen sementara dengan 23 poin dari sembilan laga. Tapi, mereka hanya unggul selisih gol atas tim peringkat kedua, PSV Eindhoven, yang mengantongi nilai sama.

Ini kali pertama sejak musim 1995/96 Ajax tidak terkalahkan dalam 16 laga pertama di seluruh kompetisi. 

De Godenzonen kemudian mengakhiri musim tersebut sebagai juara Eredivisie dan runner-up Liga Champions.

Karenanya, start impresif mereka musim ini boleh dibilang pertanda yang sangat baik.

Ajax yang mengalahkan Valencia CF 3-0 pada laga Liga Champions di Mestalla, empat hari sebelumnya, tampil penuh percaya diri. Mereka pun langsung unggul lewat gol Klaas Jan Huntelaar di menit ke-10.

Baca Juga  Hendak ke Sanana, MT Adriana XX Nyaris Tenggelam

Tapi, De Amsterdammers harus menunggu hingga empat menit jelang bubaran untuk memperoleh gol kedua lewat aksi David Neres.“Ini kemenangan yang bagus,” kata pelatih Erik Ten Hag. 

“Kami tak bermain sembrono. Tapi, dengan peluang yang kami ciptakan, kami seharusnya bisa mencetak minimal tiga gol. Kami harus memperbaiki efektivitas di depan gawang karena gol sangat penting dalam sepak bola. Jika Anda bisa mencetak gol kedua, sisa laga akan lebih mudah.

”Bagi Huntelaar, satu golnya ke gawang ADO menjadi bukti bahwa dirinya masih layak jadi andalan di lini depan Ajax meski usianya terbilang “uzur” untuk ukuran pemain sepak bola. Ini gol kelima yang dibukukan striker 36 tahun tersebut dalam tujuh laga di Eredivisie musim ini.

Baca Juga  Hasil Tes 2 MotoGP Spanyol 2020, Maverick Vinales Melesat, Valentino Rossi Terlempar dari 10 Besar

Catatan Huntelaar jadi lebih istimewa mengingat hanya dua dari ketujuh laga itu yang dia mainkan sebagai starter.

Jika ditambah dengan dua assist-nya, maka mantan pemain Real Madrid dan AC Milan telah terlibat langsung dalam proses terciptanya tujuh gol Ajax di Eredivisie musim ini.

Jika melihat total menit bermainnya hanya hanya 341, maka Huntelaar terlibat langsung dalam proses terciptanya satu gol per 48 menit.

Tak ada pemain lain yang mencatatkan rata-rata lebih baik daripada pemain bernomor punggung 9 ini atau bahkan sekadar mendekati. (red/rtl/bs)