Benny Laos: Warga Morotai Baru Lahir Hingga Meninggal Dapat Bantuan Sosial

oleh -35 views
Link Banner

Porostimur.com | Daruba: Pengentasan kemiskinan selalau menjadi agenda Pemerintah tidak terkecuali Pemda Morotai.

Bupati Morotai, Benny Laos mengatakan, formulasi yang digunakan adalah menyasar kelompok rentan, dimana pemerintah daerah secara perlahan mendorong masyarakat untuk lebih produktif lewat bantuan sarana produksi yang sesuai dengan potensi SDM daerah.

“Kita tidak boleh menampik fakta bahwa ada orang yang terlahir dalam keluarga miskin dan kurang berdaya. Di banyak tempat, ada orang lahir tanpa rumah (homeless), tanpa tanah (landess), tanpa kelengkapan/ fungsi anggota tubuh (disabilitas) serta keterbatasan fisik, sosial, serta kondisi rawan sosial dan ekonomi lainnya misalnya para lansia terlantar dan janda miskin (cerai mati) yang menjadi tulang punggung keluargn,” papar Benny Laos, Senin (23/11/2020).

Baca Juga  Catat Empat Kemenangan Beruntun, Chelsea ke Empat Besar

“Mereka tidak mungkin diajak “belapan” dengan orang yang terlahir dalam keluarga berada dan mampu secara fisik dan ekonomi,” imbuhnya.

Link Banner

Oleh sebab itu, menurut Benny Laos, meski ada anekdot “lebih baik kasih kail dari pada memberi ikan”, pihaknya tetap memberi bantuan uang sambil mengarahkan agar lebih produktif melalui program pemberdayaan dan bantuan sarana produksi.

“Pemda berusaha hadir bagi mereka sejak lahir hingga meninggal,” ujarnya.

Benny Laos menjelaskan, selain bantuan uang, Pemda juga mendorong peningkatan kualitas hidup melalui pemenuhan kebutuhan kesehatan, pendidikan (wajib belajar enam belas tahun), pelatihan skill kewirausahaan, dan bantuan sarana produksi.

Masyarakat menurutnya, diberi akses memperoleh bantuan pertanian, mulai dari bongkar lahan hingga fasilitas pasca panen. Begitu juga dengan yang hendak mencari di laut (nelayan) diberi bantuan armada, alat tangkap, alat navigasi hingga asuransi dan fasilitas pasar (pembeli). Kesempatan kerja juga terbuka bagi penyandang disabilitas.

Baca Juga  Nasida Ria membawa kasidah ke era streaming: 'Dulu jualan pakai kaset, sekarang pakai YouTube'

Benny bilang, untuk mengakses bantuan sosial, masyarakat dapat mengajukan lewat Kantor Kecamatan dan/ atau Dinas Sosial dan jika semua syarat terpenuhi dapat langsung ke Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah untuk tindak lanjut, dengan estimasi waktu 3 hari.

Khusus bagi janda, disabilitas, anak yatim piatu, dan lansia yang telah terdata di Dinas Sosial akan menerima fasilitas ini melalui Kartu Morotai Sejahtera.

“Kami percaya, jika intervensi ini dilakukan terus-menerus, mudah-mudahan akan mendorong mobilitas vertikal. Orang yang kini berada di bawah garis kemiskinan (atau dengan kondisi rentan), akan keluar menjadi masyarakat produktif,” pungkasnya. (red)

Berikut bantuan khusus bagi keluarga miskin yang disediakan oleh Pemda Morotai:

  1. Bayi lahir, Rp. 3.000.000 (ditransfer Rp. 500.000/ bulan, selama 6 bulan ke rekening orang tua);
  2. Menikah, Rp. 3.000.000
    (Ditransfer sekaligus ke rekening salah satu mempelai);
  3. Janda (cerai mati) atau rawan sosial ekonomi, Rp. 375.000.- (ditransfer setiap triwulan) selama tahun berjalan;
Baca Juga  Bukan Cuma Buat Outer, Begini Tips Tampil Stylish dengan Kemeja Oversized

4 . Disabilitas, Rp. 250.000.- per triwulan selama tahun berjalan;

  1. Anak Yatim Piatu, Rp. 250.000.- per triwulan selama tahun berjalan;
  2. Lansia terlantar secara psikis dan sosial, Rp. 750.000.- per triwulan selama tahun berjalan;
  3. Meninggal, Ahli waris diberi Bansos Rp. 3.000.000 (ditransfer sekaligus).