Bentrok Antar-kampung di Papua, 7 Orang Terluka, Akses Jembatan Youtefa Tertutup

oleh -30 views
Link Banner

Porostimur.com | Jayapura: Bentrok antar-kampung yang dipicu oleh perebutan batas wilayah adat terjadi di Holtekam, Kota Jayapura, Papua, Kamis (10/9/2020).

Sejak siang hari, massa dari Kampung Nafri bentrok dengan massa dari Kampung Enggros di dekat Jembatan Youtefa dan menyebabkan akses jalan tersebut tidak bisa dilalui warga.

Pada petang hari, terlihat ada satu gubuk terbakar dan massa dari kedua kampung masih berjaga-jaga dengan membawa senjata tajam.

Hanya sekatan dari aparat keamanan yang menghalangi kedua kelompok massa.

Link Banner

Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw yang langsung menemui para tokoh adat, mengonfirmasi bila akibat bentrokan tersebut mengakibatkan tujuh orang dari kedua kampung mengalami luka-luka.

“Informasi (korban luka) empat (warga Kampung Enggros) dan tiga (kampung Nafri),” ujar Paulus.

Baca Juga  13 Januari Pemkot Ambon Fungsikan Unit Layanan Administrasi

Pertikaian antar-kedua kampung tersebut, terang Paulus, berawal dengan adanya pergeseran patok batas wilayah adat.

Akibatnya, terjadi adu argumen antar-warga yang memicu bentrok sejak pukul 14.00 WIT.

Paulus menuturkan, pertikiaian mengenai batas wilayah adat di Papua sangat rumit dan hanya bisa diselesaikan oleh jalur adat.

“Masalah ini biasanya kami akan selesaikan di para-para adat, nanti kami akan coba mediasi antara kedua pihak yang bertikai, kami akan undang para kepala suku, ondoafi, ketua LMA dan juga dari pihak pemerintah daerah agar bisa di selesaikan dengan baik,” kata dia.

Setelah dilakukan mediasi, akhirnya massa setuju untuk membuka akses jalan pada malam hari.

Baca Juga  Kapolda Maluku Terima Kunjungan Kepala Basarnas Ambon

Namun, mereka masih berada di lokasi kejadian untuk menunggu kabar dari kerabat mereka yang mengalami luka-luka dan telah dilarikan ke rumah sakit. (red/kcm)