Bentrok dengan Massa, Satu Prajurit TNI Gugur di Jayapura

oleh -47 views
Link Banner

Porostimur.com | Jayapura: Bentrok massa antara aparat TNI-Polri dengan massa di Kota Jayapura, Papua mulai menimbulkan korban jiwa dan luka-luka.

Bentrok yang tejadi di Expo Waena, Distrik Heram, Kota Jayapura, pada Senin (23/9/2019) siang selain menimbulkan satu korban jiwa juga ada empat orang yang mengalami luka-luka.

Gubernur Papua Lukas Enembe mengaku telah mendapat laporan tentang kejadian tersebut dan menyebut adanya korban jiwa dan luka-luka.

“Informasi kejadian ada yang TNI meninggal dan 4 orang terluka. Dari segi masyarakat juga informasi ada korban, kami belum tahu berapa banyak tapi ada luka-luka,” ujarnya di Jayapura.

Bentrokan tersebut terjadi saat massa yang sebelumnya berada di halaman Auditorium Universitas Cenderawasih (Uncen) diantar pulang oleh aparat menggunakan truk dan bus.

Baca Juga  Danrem 151/Binaiya Lepas Satgas Yonif RK 732/Banau Dengan Penuh Hormat dan Rasa Bangga Dalam Pelaksanaan Satgas Pamrahwan Maluku TA. 2020

Belum diketahui apa penyebabnya, tetapi tiba-tiba bentrok antara massa dengan aparat terjadi di Expo, Waena.

Lukas menyebut, kejadian ini tidak lepas karena masalah eksodus mahasiswa Papua dari berbagai kota studi di Indonesia. “

Mahasiswa kita yang eksodus dari kota studi menduduki Uncen dan sekarang polisi sudah mengamankan. Tapi saat pulang terjadi bentrok dengan anggota TNI/Polri di wilayah Expo Waena,” tuturnya.

Prajurit TNI yang tewas adalah Praka Zulkifli Al Karim, anggota Raider Batalyon 751. Hingga kini belum diketahui penyebab bentrokan tersebut terjadi.

Baik pihak Polda Papua maupun Kodam XVII/Cenderawasih belum bisa dimintai keterangan. (rtl red/kcm/sp/tt)