Bentrok di Deiyai Papua, 1 Anggota TNI Tewas Kena Panah, 5 Polisi Terluka

oleh -63 views
Link Banner

Porostimur.com | Papua: Aksi unjuk rasa sebagai buntut dari penangkapan mahasiswa Papua di Jawa Timur kembali terjadi, di Kabupaten Deiyai, Rabu (28/8/2019).

Dalam aksi tersebut 1 orang anggota TNI AD dikabarkan meninggal dunia dan 5 orang polisi menjadi korban akibat serangan anak panah.

“Satu anggota TNI AD gugur, dan 5 anggota polisi terluka akibat anak panah,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo, di Hotel Mercure, Jakarta Utara, Rabu (28/8/2019).

Dedi mengatakan, penyerangan terhadap anggota TNI-Polri tersebut diduga berasal dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua yang masuk dalam barisan aksi. Saat ini petugas masih melakukan evakuasi terhadap korban dan terus melakukan pengamanan di lokasi.

Link Banner

“Saat ini sedang proses evakuasi, dan aparat kemaann TNI-Polri berupaya semaksimal mungkin mengendalikan situasi kamtibmas di Deiyai,” paparnya.

Baca Juga  Danrem 151/Binaiya Brigjen Arnold Ritiauw Serahkan Hewan Kurban

Dedi menjelaskan, aksi sendiri awalnya hanya dilakukan oleh sekelompok masyarakat yang berjumlah 150 orang. Mereka menuntut agar bupati menandatangani persetujuan referendum.

“Namun, dari 150 orang itu berhasil dinegosiasi oleh aparat kepolisian,” paparnya.

Saat negosiasi sedang berlangsung lanjut Dedi, muncul ribuan masyarakat dari berbagai tempar dengan membawa senjata tajam seperti panah dan melakukan penyerangan terhadap aparat.

“Sehingga jatuh korban dari aparat TNI kemudian dari aparat kepolisian,” tambahnya.

Adapun terkait informasi adanya korban dsri sipil pihaknya masih belum bisa mengkonfirmasi hal tersebut. “Terkait menyangkut masalah adanya korban dari masyarakat sipil, itu belum terkonfirmasi kebenarannya, jadi informasi tersebut masih terus akan dicek oleh Polda Papua,” ucap dia.

Baca Juga  Gempa Ambon M 6.8 Tidak Berpotensi Tsunami
Demo Tolak Rasisme di Deiyai Papua Rusuh, Serda Rikson Gugur, 2 Rekannya Terluka, 3 Polisi Terluka
Demo Tolak Rasisme di Deiyai Papua Rusuh, Serda Rikson Gugur, 2 Rekannya Terluka, 3 Polisi Terluka. Serda Rikson (kanan) 

Jenazah Serda Rikson yang terkena panah dievakuasi ke Nabire

Jenazah Serda Rikson, anggota TNI AD yang meninggal akibat terkena panah saat insiden di Kabupaten Deiyai, Papua, Rabu, segera dievakuai ke Nabire.

Kapendam XVII Cenderawasih Letkol CPL Eko Daryanto, Rabu petang, membenarkan anggota TNI-AD yang menjadi korban dalam insiden tersebut adalah Serda Rikson.

Jenazahnya akan dievakuasi ke Nabire melalui jalan darat.

Ketika ditanya tentang situasi di Deiyai, Kapendam mengaku belum mendapat laporan lengkap, karena kontak senjata masih berlangsung.

Selain menewaskan satu anggota TNI AD, insiden itu juga mengakibatkan satu pucuk senjata api hilang, ujar Letkol Eko Daryanto.

Insiden di Deiyai selain menewaskan anggota TNI AD, juga menyebabkan dua anggota Polri terluka kena panah. Dua personel itu dari brimob dan sabhara. (RTL/red/ant/dtc)