Bentuk Den C Pelopor, penuhi kualifikasi tipe A Polda Maluku

oleh -78 views
Link Banner

@Porostimur.com | Ambon : Dibentuknya Detasemen C Pelopor Brimob Polda Maluku, sebagai bagian dari memenuhi kualifikasi tipe Polda Maluku.

Dimana, Polda Maluku yang awalnya bertipe B dinaikkan menjadi tipe A pada Maret 2017 silam.

Untuk itu, Den A Pelopor Brimob Polda Maluku berkedudukan di Tantui, akan bertugas memback-up Pulau Ambon dan Pulau Buru.

Den B Pelopor Brimob Polda Maluku yang berkedudukan di Amahai akan melakukan back-up untuk Pulau Seram, sedangkan Den C Pelopor Brimob Polda Maluku yang berkedudukan di Kota Tual akan memback-up Kota Tual, Maluku Tenggara, Kepulauan Aru, Maluku Tenggara Barat (MTB), Maluku Barat Daya (MBD).

Link Banner

Hal ini ditegaskan Kapolda Maluku, Brigjen Pol Andap Budhi Revianto,SIK, dalam sambutannya pada upacara pengukuhan Detasemen C Pelopor Satbrimob Polda Maluku (Sawita Wawi Legawa), di Lapangan Makosat Brimob Polda Maluku, Kamis (22/3).

”Dengan dibentuknya Detasemen C Pelopor Satuan Brimob Polda Maluku, maka struktur organisasi Brimob Polda Maluku sudah sesuai Pelopor. Yang mana untuk Staf dan Detasemen Gegana berkedudukan di Tantui Ambon serta juga Detasemen A Pelopor berkedudukan di Tantui Ambon untuk memback-up wilayah Ambon dan Pulau Buru. Untuk Detasemen B Pelopor memback-up Pulau Seram yang berkedudukan di Amahai Kabupaten Maluku Tengah, sedangkan untuk Detasemen C Pelopor berkedudukan di Tual dengan memback-up wilayah Maluku Tenggara, Maluku Tenggara Barat dan Maluku Barat Daya,” ujarnya.

Baca Juga  Tinggalkan BPJS Kesehatan, Warga Lahat Berobat Pakai KTP dan KK

Sebelumnya, Revianto memberikan apresiasi atas kesempatan pertemuan kepada seluruh hadirin dalam upacara dimaksud.

Menurutnya, selain memenuhi kualifikasi, pembentukan Detasemen Pelopor untuk menangani kewilayahan ini, juga disesuaikan dengan dengan kebutuhan pada masing-masing wilayah.

”Dengan adanya perubahan tipe Polda Maluku dari tipe B ke tipe A pada bulan Maret 2017 yang lalu, maka Satuan Bimob Polda sesuai perkembangan zaman, maupun letak geografis Provinsi Maluku yang cukup luas, sehingga dalam rangka memback-up satuan kewilayahan di daerah yang berada di luar wilayah Pulau Ambon sangat mudah dan dalam mobilisasi pasukan Satuan Brimob Polda Maluku sangat cepat dan tepat dalam rangka memberikan perlindungan sesuai dengan peran Brimob : untuk membantu, melengkapi, melindungi, memperkuat dan menggantikan,” jelasnya.

Baca Juga  Melaut, 2 nelayan hilang dan belum ditemukan

Kepada seluruh personil Brimob Polda Maluku yang baru ditempatkan pada Detasemen C Pelopor, dihimbaunya untuk selalu mengenal budaya dan karakteristik daerah dimana mereka ditugaskan.

Untuk itu, masing-masing personil dimintanya untuk membangun hubungan yang baik dengan rekan TNI juga tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan tokoh agama, dengan memberikan kontribusi besar bagi masyarakat dalam memberikan pelayanan yang optimal sehingga dapat menampilkan jati diri Polri, khususnya Brimob, sebagai aparat penegak hukum yang melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat yang bekerja secara transparan dan akuntabel demi terwujudnya keamanan dalam negeri.

Menutupi sambutannya, Revianto memberikan penekanan beberapa poin penting kepada personil Polda Maluku, diantaranya meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, melakukan pelatihan kesatuan secara rutin dan terprogram, dalam rangka pembinaan kemampuan personil, memberikan pengabdian yang terbaik dalam setiap pelaksanaan tugas, jangan menganggap tugas dan tanggung jawab sebagai beban tetapi anggaplah sebagai suatu kepercayaan pimpinan kepada masing-masing personil.

Baca Juga  Pelaku Bom Bunuh Diri Gereja di Filipina Adalah Suami-Istri WNI

”Kembangkan inovasi dan kreatifitas dalam bertugas untuk mencapai hasil kinerja yang lebih baik, lakukan pengawasan dan pengendalian kesatuan dan anggota secara berjenjang sebagai upaya untuk mencegah hal buruk dilakukan oleh anggota yang dapat mencemarkan nama baik satuan, meningkatkan dan memelihara moril dan disiplin anggota, solidaritas satuan yang terbaik dan tidak tercela, serta mempedomani motto pembinaan ”tiada hari tanpa latihan” dan motto operasional ”sekali melangkah pantang menyerah, sekali tampil harus berhasil” serta motto pengabdian ”jiwaragaku demi kemanusiaan”,” pungkasnya. (keket)