Berikan Pembekalan Akhir Fungsi Kepolisian, Ini Pesan Kapolda Maluku Irjen Pol Baharudin Djafar

oleh -35 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Kepala Kepolisian Daerah Maluku Irjen Pol Drs Baharudin Djafar hadir langsung sekaligus memberika. Pembekalan akhir Kepada serdik pengembangan spesialisasi Harkamtibmas fungsi Kepolisian Gelombang Ke II Tahun 2020.

Giat yanh digelar, Kamis 12 November 2020 pukul 09:00 Wit, bertempat di Aula SPN PASSO Ambon turut dihadiri Dir Intelkam Polda Maluku, Dir Krimum Polda Maluku, Dir Samapta Polda Maluku, Dir Binmas Maluku, Ka SPN Polda Maluku dan Personil SPN Polda Maluku

Mengawali sambutannya, Kepala SPN Passo, Kombes Pol Daniel Prio DA, Mengatakan, saat ini ada sebanyak 240 peserta dikbang. Lama Dik 23 Oktober-13 November (22 hari) Sesuai ketentuan dari Lemdikpol tidak ada pesiar dan ini Program pertama kali di selenggarakan di SPN.

“Mudah-Mudahan apa yg didapat disini, yang diberikan oleh pendidik bisa di aplikasikan sehingga mendapat great yang Baik,” ujar Kepala SPN Passo, Kombes Pol Daniel Prio DA.

Kapolda Maluku Irjen Pol Drs Baharudin Djafar, yang hadir sekaligus memberikan pembekalan mengatakan, dalam menjalankan tugas dan fungsi kita laksanakan dengan, tindakan yang baik dan yanh membuat kita susah itu banyak mikir.

Baca Juga  Jong Ambon FC Siap Bangkitkan Kembali Sepakbola Ambon

“Maknanya tertib, antusias dalam pelaksanaan ini nti akan diberikan sertifikat bahwa telah mengikuti Dikbang dan ini program Lemdikpol untuk mengembangkan kemampuan di lapangan,” ujar Kapolda.

Lebih jauh dikatakan, bahwa aplikasi di lapangan harus sangat berkesan ini penting maka ada pembulatan untuk satu kesatuan karena ini fungsi andalan kita.

“Apabila tugas di suatu tempat nantinya kalian harus mendiagnosa apa yang sering terjadi disitu dan itu di catat, fenomena apa yang terjadi di sekitar kita apakah itu kasus penganiayaan, perkelahian antar kampung, KDRT dan sebagainya, sehingga kita bisa memberi obat yaitu ilmu Kepolisian dengan Pelayanan,pengayoman yang terbaik Begitulah kepolisian dalam bekerja,” ucap Kapolda.

Mantan Kapolda Sulbar ini pun bercerita, selama dirinya bekerja sebagai intelijen dirinya mengakui bahwa peran intelijen sangat luar biasa, dimana produknya banyak, sehingga masalah saya pantau dan bisa dianalisa dengan baik.

“Saat saya masuk di Polda Maluku ini dilaporkan ada 198 titik rawan dan sampai saat ini 9 bulan saya bertugas dini sudah diperas menjadi 90 titik rawan,” Ujarnya.

Baca Juga  Masyarakat Desa Fogi dan Wai Hama Antusias Sambut TMMD

Saat ini, kata Kapolda, nama Polisi mulai naik di permukaan bukan disinj saja, tapi di dunia dan ini karena peran dari semua, harus kita hargai dengan memilahnya mana yang baik dan mana yang buruk jangan di campur adukkan akibatnya kasus tidak tuntas yang lain ngambang.

“Harus sama-sama bekerja. Intel harus banyak kerja dan siap disalahkan. Dan pada umumnya kalau kita bisa menjadi contoh dan ini akan diikuti oleh semuanya,” ucapnya

Bang Bahar juga bilang, peran Polisi ini tidak boleh main politik praktis, harus netral dalam melaksanakan tugas.

“Jangan kita main politik praktis karena tergoda peduli dengan saudaranya, adiknya, kakaknya tapi yang harus dipedulikan yaitu institut kita yang netral,” ungkapnya.

Masih kata, Kapolda, tetap semangat bekerja dimana pun berada perlihatkan Profesionalisme kalian. Pengalaman-pengalaman tugas dan Dikbang ini harus diaplikasikan sehingga pesan-pesan Kamtibnas tersampaikan dengan baik.

“Saya lebih percaya anak buah saya yamgg pangkat terendah dari pada seorang pengusaha yang kaya raya dengan harapan lebih pentingkan institusinya,” jelasnya.

Baca Juga  Yamin Tawary Paparkan Konsep Ekonomi Kerakyatan Pada Diskusi Satu Dasawarsa Komunitas Jarod

Terakhir, kata Bang Bahar, jika ingin mengamankan suatu daerah amankan keluarganya dulu dan itu dimulai dengan datangi rumah-rumah ibadah dan dilakukan demgan iman.

“Kerja kita yaitu melindungi, melayani, mengayomi masyarakat,mendamaikan orang oleh sebab itu selesaikan yang dirumah dulu baru bisa damaikan orang,” tukasnya.

Kapolda berharap, semuanya betul-betul perhatikan keluarganya, perhatikan istri kita minta maaf sama dia karena kadang kita zolim sama dia,harus maklum sama isteri kita, saat Makan saling suap-suapan, Berdoa jaga keharmonisan antara suami istri dan Istri harus tunduk dan taat sama suami karena ridho Allah kepada istri ada pada suaminya dan ridho Allah adalah ridho orang tua.

“Dekatkan diri dengan yang maha Kuasa Allah SWT, agar kita selalu harmonis satu dengan yang lain. Personil yang melaksanakan Dikbang ini harus kembali dgn membawa perubahan dan semangat baru,” tutup Kapolda. (keket)