Di babak kedua, laga berjalan dengan tempo cepat. Arsenal dan MU sama-sama saling menekan.
Arsenal langsung mengancam lewat Trossard dan Odegaard. Sementara MU sempat nyaris bikin gol lewat Noussair Mazraoui pada menit ke-54.
Menyambut crossing dari sisi kiri, bek Maroko itu merangsek ke kotak penalti dan meneruskannya dengan first time ke gawang. David raya bikin penyelamatan gemilang menghalaunya.
MU dapat peluang emas lagi lima menit berselang. Umpan tarik Garnacho bisa menuju Joshua Zirkzee di depan kotak penalti. Striker Belanda itu coba meneruskannya dengan back heel, namun lagi-lagi Raya bisa menghalaunya.
Arsenal bisa menguasai banyak bola setelahnya. Tim London Utara itu akhirnya bisa menyamakan skor pada menit ke-74.
Declan Rice yang membobol gawang MU. Jurrien Timber melakukan penetrasi ke kotak penalti, dan menyodorkan bola ke Rice. Gelandang Inggris itu langsung menyambarnya dengan sepakan kaki kanan, mengirim bola masuk ke gawang MU tanpa bisa dihalau Onana. Skor jadi 1-1.
Laga sempat disetop semenit untuk memberi kesempatan pemain berbuka puasa. Pemain muslim MU, Mazraoui, beristirahat sejenak untuk membatalkan puasanya.
Arsenal bersemangat, dan punya peluang emas di menit ke-81. Martinelli menerima bola dengan bebas di sisi kanan depan kotak penalti lawan, membawanya masuk, dan melepaskan shot keras. Onana menghalaunya dengan gemilang.









