Bersama Geert Wilders, Belanda Bergeser ke Kanan

oleh -16 views
Perdana Menteri Belanda Geert Wilders, Foto: AP Photo/Peter Dejong,

Porostimur.com, Den Haag – Keberhasilan Geert Wilders di Belanda adalah apa yang masih dicita-citakan kelompok ekstrem kanan di negara-negara lain Eropa. Berbekal kemenangan pemilu dan kesepakatan koalisi dengan sebuah partai liberal dan dua partai kanan, dia kini ikut menentukan susunan pemerintahan baru di Den Haag.

Wilders tiba di parlemen nasional 18 tahun lalu, sebagai satu-satunya kader Partai untuk Kebebasan, PVV, yang didirikannya pada tahun 2006. Secara teknis, dia pula yang hingga kini memilih semua kandidat PVV. Program politiknya yang membiaskan xenofobia dan ultranasionalisme tidak banyak berubah, meski awalnya gagal mendatangkan dukungan elektoral.

Tapi suara yang dinanti tiba pada pemilu enam bulan lalu, ketika PVV keluar sebagai partai terkuat dengan perolehan hampir 24 persen. Ironisnya, Wilders harus melepaskan keinginannya menjadi perdana menteri, karena sosoknya dianggap sebagai beban politik oleh rekan koalisi, terutama partai liberal kanan VVD yang saat ini berkuasa di bawah PM Mark Rutte.

Baca Juga  Satu Anak Binaan LPKA Kelas II Ambon Terima Hak Integrasi berupa Cuti Bersyarat

Keempat partai sepakat memilih format kabinet yang separuhnya diisi tenaga ahli, namun sisanya tetap mengandalkan kader partai. Masih belum jelas siapa yang akan menjabat perdana menteri, karena masih barus dirundingkan oleh fraksi-fraksi koalisi di dua kamar parlemen di Den Haag.