Besok JMSI Maluku dan Kanal Ambon Gelar Pelatihan Jurnalistik Lingkungan

oleh -48 views

Porostimur.com, Ambon – Pengurus Daerah Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Maluku dan Kelompok Pecinta Alam Perhimpunan Kreativitas Anak-anak Alam (Kanal) Ambon, bakal menggelar Pelatihan Jurnalistik Lingkungan, Sabtu 13 Januari 2024, besok di ruang Vlessingen Lantai 2 Kantor Wali Kota Ambon.

Ketua Pengda JMSI Maluku Ongki Anakoda, mengatakan, pelatihan ini diselenggarakan dengan tujuan membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan untuk secara efektif melaporkan isu-isu yang berkaitan dengan topik lingkungan hidup.

Pelatihan Jurnalis Lingkungan ini diikuti oleh para jurnalis, kelompok pnecinta alam, aktivis lingkungan, hingga individu yang peduli terhadap lingkungan yang semakin memprihatinkan dan akan dibuka secara resmi oleh Penjabat Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena.

Baca Juga  Website KPU Diduga Bermasalah, Suara Nono Sampono Hilang 5000 Lebih

Anakoda menjelaskan, pentingnya peran jurnalis dan aktivis lingkungan dalam permasalahan lingkungan saat ini. Ongki menjelaskan beberapa isu lingkungan terkini, seperti pemanasan global dan perubahan iklim yang semakin memprihatinkan, deforestasi dan penggundulan hutan yang merajalela. Selain itu tentang polusi air dan udara serta persoalan sampah yang membelit Kota Ambon belakangan ini

“Maluku, khususnya Kota Ambon sangat rentan di dunia dari segi ekologi. Perubahan iklim dan meningkatnya kebutuhan sumber daya alam akibat berkembangnya ekonomi dan populasi di telah menimbulkan berbagai permasalahan lingkungan yang serius,” ujarnya, Jumat (12/1/2024).

Anakoda menambahkan, masyarakat membutuhkan informasi bermutu tentang penyebab dan dampak masalah-masalah ekologi ini untuk memperkokoh ketangguhan mereka dalam menghadapi krisis lingkungan.

Baca Juga  8 Cara Mengetahui Selingkuhan Mencintai Kita atau Tidak

“Liputan tentang lingkungan yang faktual dan diproduksi dengan baik dapat membangun kesadaran. Selain itu, menyuarakan masyarakat yang terdampak langsung masalah-masalah lingkungan ini dapat mendorong terbukanya dialog dan membantu merumuskan solusi,” tukasnya.

Pendiri Koran Kabar Timur ini mengharapkan, para peserta yang mengikuti pelatihan jurnalis lingkungan ini, nantinya dapat berperan aktif menyuarakan isu lingkungan, menginspirasi masyarakat untuk bertindak dengan kepedulian dan lebih bertanggung jawab terhadap alam. (Mizar Safari Maasily)

Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News

No More Posts Available.

No more pages to load.