Besok Malam, Gerhana Bulan Penumbra, Catat Jamnya

oleh -19 views
Link Banner

Porostimur.com | Jakarta: Gerhana bulan adalah  peristiwa terhalanginya cahaya matahari oleh bumi sehingga tidak semuanya sampai ke bulan. Salah satu akibat dinamisnya pergerakan posisi matahari, bumi, dan bulan ini hanya terjadi pada saat fase purnama dan dapat diprediksi sebelumnya.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi akan terjadi gerhana bulan penumbra pada Senin, 30 November 2020.

“Gerhana Bulan Penumbra (GBP) 30 November 2020 yang dapat diamati dari wilayah Indonesia bagian Barat menjelang gerhana berakhir,” rilis Bidang Geofisika Potensial dan Tanda Waktu BMKG dalam penjelasan resminya.

BMKG mencatat, pada 2020 terjadi 6 (enam) kali gerhana, yaitu 2 (dua) kali gerhana matahari dan 4 (empat) kali gerhana bulan.

Link Banner

Gerhana bulan penumbra terjadi pada 11 Januari, 6 Juni, 5 Juli, dan 30 November mendatang.

Baca Juga  BMKG Ungkap Kaitan Lempeng Laut dan Maluku yang Rawan Tsunami

Peristiwa gerhana bulan dipicu posisi bulan-matahari-bumi yang tidak persis sejajar sehingga membuat bulan hanya masuk ke bayangan penumbra bumi. Akibatnya, saat gerhana terjadi, bulan akan terlihat lebih redup  dari  saat purnama.

Sedangkan, gerhana matahari adalah peristiwa terhalangnya cahaya matahari oleh bulan sehingga tidak semuanya sampai ke bumi dan selalu terjadi pada saat fase bulan baru.

Pada 2020, gerhana matahari terjadi pada 21 Juni (sebagian) dan 14 Desember (total).

Proses gerhana bulan penumbra 30 November 2020 dimulai pada 14.32.21 waktu Indonesia Barat (WIB) atau 15.32.21 waktu Indonesia tenggara (WITA) atau 16.32.21 waktu indonesia timur (WIT).

“Puncak gerhana terjadi pada pukul 16.42.48 WIB atau 17.42.48 WITA atau 18.42.48 WIT,” tulis BMKG.

Baca Juga  DPRD Kota Ambon Targetkan Penetapan APBD 2020 Akhir November

Gerhana bulan penumbra 30 November 2020 akan berakhir pada pukul 18.53.20 WIB atau 19.53.20 WITA atau 20.53.20 WIT.

Garis miring bertanda puncak yang melewati Papua menunjukkan proses puncak gerhana terjadi bersamaan dengan waktu terbit bulan di lokasi yang ditandai garis.

“Dapat diketahui, bahwa durasi gerhana dari awal hingga berakhir adalah 4 jam 20 menit 59 detik,” sebut BMKG lagi.

Seluruh proses gerhana dapat dilihat di sebagian besar AmerikaUtaradan Samudera Pasifik. Proses gerhana pada saat Bulan terbit dapat diamati di Australia, sebagian besar Asia bagian Timur, dan sebagian kecil Samudera Hindia.

Proses gerhana pada saat Bulan terbenam dapat diamati di sebagian besar Amerika bagian Selatan, Samudera Atlantik bagian Utara, dan sebagian  kecil  Eropa.  

Baca Juga  Dewan Adat Papua Desak Penegakan Hukum Terhadap Ambroncius Nababan

Gerhana ini tidak akan dapat diamati diseluruh Afrika, sebagian besar Eropa, sebagian besar Asia bagian Barat, sebagian besar Samudera Hindia bagian Barat, dan sebagian besar Samudera Atlantik bagian Selatan.

Menurut BMKG, gerhana bulan penumbra 30 November 2020 merupakan anggota ke-58 dari 73 anggota pada seri Saros  116. 

Gerhana  bulan  sebelumnya  yang  berasosiasi  dengan  gerhana  ini adalah  Gerhana  Bulan Penumbra  20  November 2002 silam. 

Adapun  gerhana  Bulan  yang  akan  datang  yang  berasosiasi  dengan gerhana bulan ini adalah Gerhana Bulan Penumbra 11 Desember 2038. (red/mi)