Bhabinkamtibmas Desa Iha Sosialisasi Pemberantasan Pungli

@Porostimur.com | Piru : Salah satu upaya untuk mencegah maraknya ungutan liar di tengah masyarakat, Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) Desa Iha menggelar sosialisasi di kediaman Kepala Dusun Uhe, Rabu (13/11).

Sosialisasi ini dimaksudkan untuk mencegah praktek pungutan liar (pungli) di tiap Desa/Dusun yang berada dalam petuanan Desa Iha.

Kegiatan ini dihadiri Bhabinkamtibmas Desa Iha dan petuanannya, Brigadir Polisi (Brigpol) Maula Latupono, didampingi Kepala Dusun Uhe, Said Kaisupy, tokoh pemuda, Doddy Kaisupy serta para tokoh masyarakat setempat.

Latupono dalam sosialisasi ini menegaskan pungli merupakan tindak pidana yang diatur dalam UU No 11 tahun 1980 tentang tindak pidana suap.

”Perlu diketahui pungutan liar (Pungli) merupakan salah satu hal yang meresah warga, bahkan melanggar undang undang di negara ini, yang tertera Pasal 1 dan 2 UU No.11 Tahun 1980 terkait tindak pidana suap, diantaranya pemberian suap hukuman 5 tahun penjara denda 15 juta, Untuk penerima suap hukuman 3 tahun denda 15 juta,” ujarnya.

Para pengambil kebijakan dalam lingkup Desa/Dusun yang dibawahinya, dimintanya untuk menjauhi tindakan pungli.

”Olehnya itu diharapkan kepada para warga terutama yang memangku kepentingan seperti kepala dusun dan jajarannya, agar jangan sesekali melakukan pungutan liar, selain meresahkan warga bahkan melanggar unndang-undang.

Ditambahkannya, guna lebih menciptakan keamanan dan ketertiban di dalam masyarakat maka Pos Kamling juga menjadi salah satu alternative.

”Selain itu diharapkan untuk warga saling menjaga keamanan dan kenyamanan di tengah-tengah hidup bermasyarakat, sehingga terjalin hubungan yang harmonis antar orang basudara. Dan bila perlu, kita aktifkan Pos Kamling guna mencegah gangguan keamanan di Dusun Uhe,” pungkasnya. (doddy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: