Biden Buat Gebrakan Lagi, Calonkan Suku Asli Amerika Jadi Mendagri AS

oleh -56 views
Link Banner

Porostimur.com | Washington: Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Joe Biden kembali membuat gebrakan dengan menominasikan suku asli Amerika sebagai calon Menteri Dalam Negeri AS.

Kandidat yang dinominasikan Biden tersebut adalah Deb Haaland yang kini duduk di kursi DPR AS dari daerah pemilihan Distrik Pertama New Mexico.

Jika dikonfirmasi, Haaland akan menjadi suku asli Amerika yang memimpin Kementerian Dalam Negeri AS sebagaimana dilansir dari BBC, Kamis (17/12/2020).

Selain itu, Haaland juga akan menjadi suku asli Amerika pertama yang menjabat sebagai posisi menteri di AS, jika benar-benar dikonfirmasi Senat AS.

Sebelumnya, kelompok hak asasi suku asli Amerika dan kubu Demokrat yang progresif telah mendorong pencalonan Haaland dalam beberapa pekan terakhir.

Haaland mengaku bangga jika dia benar-benar menjadi Menteri Dalam Negeri AS dan berjanji akan memperbaiki hubungan pemerintah AS dengan suku-suku asli Amerika.

Baca Juga  Log Zhelebour Siap Orbitkan Band Baru asal Surabaya

“Dan bertugas sebagai anggota kabinet dari suku asli Amerika pertama dalam sejarah negara kita,” kata Haaland dalam sebuah pernyataan yang dikutip di New York Times.

Haaland berasal dari suku Laguna Pueblo yang menidami dekat Albuquerque, New Mexico, AS.

Dia sebelumnya membuat sejarah sebagai salah satu dari dua wanita suku asli Amerika pertama yang terpilih menjadi anggota DPR AS pada 2018.

Ketua DPR AS dari Demokrat Nancy Pelosi menggambarkan Haaland sebagai salah satu anggota DPR yang paling dihormati.

Sebagai Menteri Dalam Negeri AS, Haaland akan memainkan kunci dalam urusan hubungan antara Pemerintah AS dengan suku asli Amerika.

Selain itu, Haaland juga akan memainkan peran kunci dalam menerapkan kebijakan lingkungan dalam pemerintahan Biden.

Baca Juga  Kadin Malut Diminta Jadikan Munas Sebagai Momentum untuk Berbenah

Penerapan kebijakan tersebut termasuk janji untuk menjauhkan pemerintah federal AS dari bahan bakar fosil.

Secara keseluruhan, dia akan mengawasi 500 juta hektare tanah federal, 62 taman nasional, dan bekerja dengan 567 suku yang diakui secara federal di AS.

(red/kompas.com)