Bilang Walikota Ambon Cengeng, Murad Ismail Tuai Sinisme Warganet

oleh -2.250 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Gubernur Maluku, Murad Ismail kembali membuat polemik di masyarakat.

Setelah pernyataannya yang mengatakan bahwa pasien Covid-19 di Maluku melonjak karena musim human, kini Murad kembali berulah dengan menyindir Richard Louhenapessy, sebagai walikota yang dinilainya “Cengeng” karena terlalu mengharapkan bantuan dari Pemerintah Provinsi Maluku dalam penanganan Covid-19 di Kota Ambon.

Murad bilang, Pemerintah Provinsi Maluku selama ini telah banyak memberikan bantuan baik berupa alat rapid test, masker, hingga ventilator ke sejumlah rumah sakit di Kota Ambon, karena itu ia meminta walikota agar jangan terlalu cengeng.   

“Yang nangani itu walikota/bupati kebetulan yang punya rumah sakit ini kita, jadi kita bantu, tapi jangan terlalu cengeng juga walikota, semua-semua harus kita terus, masyarakat juga dikit-dikit serang kita, serang itu walikota buat tangani mereka,” ungkap Murad, kepada wartawan, di Kantor Gubernur Maluku, Senin (15/6/2020).

Pernyataan Murad tersebut lantas menuai perdebatan di ruang publik terutama di media sosial Facebook.

Baca Juga  Mandalika Kejar Tayang, Vietnam Latah Ingin Gelar MotoGP

Wartawan senior, Martinus Langodai di halaman Facebooknya menulis “Gubernur Murad Ismail ni sandiri yang cengeng pi kasih salah Walikota. Bapa karja saja jangan ajak2 rakyat untuk serang Walikota. Pemimpin apa model begini? Sebaiknya saling ciptakan suasana tenang biar rakyat juga tenang. 😠😠😠” Unggahan Martin pun ramai dikomentari warganet.

Nataniel Elake menuliskan komentar “Pandang enteng Dan Suka main main bukan permainan“.

Facebookers dengan nama akun Ikke Noya menambahkan komentanya “SETUJU KK HARUSNYA SEBAGAI PEMIMPIN DIKOTA INI SALING MENDUKUNG KEBIJAKAN2 YG DIAMBIL JANGAN SEBALIKNYA PARAH EE KALO PEMIMPIN SEPERTI BGNI BISA HANCUR NEGRI INI”.

Jurnalis senior yang juga Ketua PWI Buru Lili Ohorella pun ikut menuliskan komentarnya. Lili menulis “Dari awal ontua su pandang enteng, corona mati kalau sampe di Maluku.
Skarang mau baku kase salah
😭😭😭“.

Sementara salah satu nitisen Hasbi Chaidar Sanaky menulis, “Ah, antua yang su salah dar awal lai baru mau kase salah walikota.
Waktu su ada corona di jkt ontua bilang corona itu seng bisa sampe di maluku karna cuaca panas pasti corona keok.
Yang kedua waktu pasien 01 su ada, walikota waktu itu mau liburkan smw tapi ontua bilang samua aktifitas seperti biasa, su membludak baru mau terapkan pencegahan.
Yang ketiga jua dtg membludak baru bilang karna kondisi hujan.
Sakarang ini wali su upayakan untuk langkah memutus mata rantai lewat kebijakan PKM walau meski ada yang masih kurang.
Kalo su bagini jang kase salah wali.
Ktg lia dar awal saja ontua gub yang anggap remeh mow”.

Wartawan senior yang juga pemimpin redaksi infoambon.com, Paulus Joris menulis sindiran “Ah…karena musim hujan kale…

Baca Juga  Sarri Ketahuan Bohong, Ronaldo Tiga Gol Tadi Malam

Paulus yang akrab disapa Poli ini kemudian menulis komentar susulan “Kita positif thinking aj buat pa Gubernur. Beliau menjawab itu karrna pasti ada pertanyaan terhadap persoalan itu….

Diketahui selain mengatai Richard sebagai walikota cengeng, Murad juga bilang kepada masyarakat agar tidak selalu menyalahkan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku.

“Jadi, hargai kita, dokter-dokter kita, gugus tugas kita tiap hari rapat enggak pulang-pulang ke rumah,” ujar dia.

Murad juga bilang kepada wartawan untuk menyampaikan pemberitaan secara profesional, sehingga masyarakat tidak merasa khawatir atas penanganan Covid-19 di Maluku. (red)