BIN Klaim, Kantongi Nama Aktor Dibalik Kerusuhan di Papua

oleh -27 views
Link Banner

[carousel_slide id=’12211′]

porostimur.com | Jakarta: Badan Intelijen Negara mengklaim telah mengetahui aktor yang berada di balik kerusuhan di Papua dan Papua Barat.

Juru Bicara BIN Wawan Purwanto mengatakan hal itu diketahui usai BIN melakukan pemetaan.

“Sudah ada pemetaan ya. Siapa bermain, siapa itu sudah ada pemetaan,” ujar Wawan saat dihubungi, Rabu (21/8).

Link Banner
Suasana Kota Fak-Fak tadi siang

Dilansir dari CNN Indonesia, meski telah diketahui, Wawan enggan menyebut siapa aktor tersebut. Ia hanya menyampaikan BIN telah melakukan antisipasi agar ketegangan di Papua dan Papua Barat mereda.

Lebih lanjut, Wawan enggan menyebut apakah BIN sudah sejak awal mendeteksi potensi kerusuhan di Papua dan Papua Barat. Ia hanya menyampaikan gejala kerusuhan di kawasan itu sudah tampak.

Baca Juga  Ayo... Nikmati Kopi Wamena di Festival Lembah Baliem 2019

“Hanya memang ini kan kita semua itu harus menahan diri lah artinya tidak gegabah. Baik itu statement maupun juga langkah-langkah hukum. Semua ini kan ada sensitivitas,” ujarnya.

Juru Bicara BIN: Wawan Purwanto

Di sisi lain, Wawan menyebut persoalan yang menyangkut SARA lebih cepat menjalar. Sehingga, ia berkata perlu kehati-hatian dalam merespon persoalan tersebut, salah satunya dalam membuat pernyataan.

“Kalau sedang panas berkomentar, pasti komentarnya itu emosional. Kalo sudah emosional itu interpretasi kurang, bisa bermacam-macam,” ujar Wawan.

“Maka cooling down itu penting karena ini sebenarnya kan kesalahpahaman. Kesalahpahaman memaknai ada satu tindakan,” ujarnya.

Lebih dari itu, Wawan menyampaikan BIN telah berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait yang menangani kerusuhan di Papua dan Papua Barat.

Baca Juga  Menteri Perhubungan Pastikan Bandara dan Pelabuhan difungsikan Pasca Gempa

“Apalagi dalam suasana yang sedang on begini kami melakukan koordinasi,” pungkas Wawan.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Dedi Prasetyo menjelaskan, pihaknya mengindentifikasi adanya kelompok yang ingin memancing kerusuhan di Fakfak, Papua Barat. (Foto: Liputan6.com/Ady Anugrahadi)
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Dedi Prasetyo menjelaskan, pihaknya mengindentifikasi adanya kelompok yang ingin memancing kerusuhan di Fakfak, Papua Barat. (Foto: Liputan6.com/Ady Anugrahadi)

Sementara itu, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo menjelaskan, pihaknya mengindentifikasi adanya kelompok yang ingin memancing kerusuhan di Fakfak, Papua Barat.

Kelompok itu menyusup di antara para pendemo yang sedang melakukan aksi damai pada Rabu (21/8/2019) sekitar pukul 9 waktu setempat.

Demonstrasi itu adalah buntut dari dugaan persekusi yang dialami mahasiswa asal Papua di Surabaya dan Malang, Jawa Timur.

“Segelintir orang mencoba memprovokasi. Ya ada sekelompok kecil saja masyarakat yang mengagitasi situasi,” kata Dedi di Grandkemang Jakarta Selatan, Rabu (21/8/2019).

Dedi menerangkan, kelompok tersebut mencoba memantik situasi. Beruntung, TNI dan Polri dibantu masyarakat Fakfak, Papua Barat berhasil melokalisir kelompok tersebut.

Baca Juga  Soal Kasus Novel: Jokowi Suruh 3 Bulan, Tito Atur 6 Bulan

Saat ini, kelompok tersebut sedang didalami. Apabila nanti ditemukan perbuatan melawan hukum, maka akan ditindak.

“Kami sita beberapa simbol-simbol. Kami bantu sebagian masyarakat yang tidak setuju dengan tindakan sekelompok orang itu menciptakan situasi yang kondusif,” ucap dia (red/CNN/dtc)