BMKG: Hujan Lebat Disertai Angin Puting Beliung Berpeluang Terjadi di Kepulauan Maluku & Sebagian Wilayah Indonesia

oleh -139 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Indonesia (BMKG) menyatakan saat ini sebagian wilayah Indonesia termasuk di Kepulauan Maluku dan Papua mengalami periode peralihan dari musim hujan ke musim kemarau.

Dalam surat peringatan dini untuk para kepala daerah yang ditandatangani Kepala BMKG Dwikorita Karnawati pada 27 April 2020, menyatakan jika pada periode pancaroba tersebut, cuaca berubah lebih dinamis dan sangat dipengaruhi pemanasan permukaan oleh radiasi matahari.

Dalam surat pemberitahuan kepada para gubernur yang diterima porostimur.com, Ahad (3/5/2020), menyebutkan periode 27 April sampai 3 Mei hari ini, berpotensi terjadinya cuaca ekstrem yakni hujan lebat disertai angin kencang maupun angin puting beliung.

Cuaca ekstrem ini menurut BMKG disebabkan dengan ada musim pancaroba itu, terdapat indikasi adanya perambatan gelombang atmosfer ekuator tropis MJO (Maden Julian Oscilation) dan sirkulasi siklonik (pusaran angin) di sekitar laut Jawa bagian barat serta di perairan utara Maluku dan Papua Barat.

Dalam surat pemberintahuan itu, BMKG mengimbau Pemerintah Provinsi Sumsel, Bengkulu, Jambi, Sumatera Barat, Bangka Belitung, Lampung, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat, dan Papua untuk berhati-hati terhadap potensi cuaca ekstrem ini.

Baca Juga  Kakankemenag SBB Minta Guru dan Penyuluh Katolik Maksimal Dalam Melayani

Dampak cuaca ekstrem (puting beliung, angin kencang, hujan lebat, disertai kilat/petir, hujan es dll) dapat berdampak menimbulkan banjir, tanah longsor, banjir bandang, pohon tumbang, dan jalan licin. (red)