BMKG: Kawasan Selatan Seram Maluku Rawan Gempa dan Tsunami

oleh -159 views
Link Banner

Porostimur.com | Jakarta: Koordinator Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Daryono mengatakan bahwa kawasan selatan Seram, Maluku memang rawan gempa dan tsunami.

Seperti diketahui, telah terjadi tsunami kecil di Maluku Tengah pada Rabu 16 Juni 2021 siang. BMKG pun telah memperingatkan adanya tsunami di Maluku Tengah, tepatnya di Pulau Seram.

“Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa ini tidak berpotensi tsunami. Namun demikian berdasarkan hasil observasi tinggi muka air laut menunjukkan ada kenaikan. Terjadi tsunami kecil yang diduga kuat berkaitan longsoran bawah laut yang dipicu gempa,” ujar Daryono, Jum’at (18/6/2021).

Kejadian tsunami kecil ini terekam di Stasiun Tide Gauge Tehoru, Maluku yang dioperasikan oleh Badan Informasi Geospasial (BIG). Tsunami dengan ketinggian maksimum sekitar 50 cm pada pukul 11.47 WIB (4 menit setelah gempa).

“Kejadian tsunami kecil juga terekam di Stasiun Tide Gauge Banda. Ketinggian maksimum 7 cm pada pukul 12.02 WIB [19 menit setelah gempa],” imbuh Daryono.

Baca Juga  Bangun Maluku, HEBAT nyatakan 8 prioritasnya
tsunami dahsyat Elpaputih atau tsunami Seram pada 30 September 1899 (foto:istimewa)

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa wilayah selatan Pulau Seram, Maluku merupakan kawasan rawan gempa dan tsunami. Sebelumnya, di wilayah ini sudah terjadi gempa dan tsunami destruktif.

Daryono pun mencontohkan tsunami dahsyat Elpaputih atau tsunami Seram pada 30 September 1899 yang dipicu gempa M7.8 sehingga menyebabkan 4.000 orang meninggal.

Daryono menambahkan bahwa gempa Maluku Tengah yang bermagnitudo 6 dipicu aktifitas sesar aktif dan menimbulkan tsunami kecil yang diduga berasosiasi dengan Zona Sesar Kawa. Hasil analisis mekanisme sumber gempa ini menunjukkan mekanisme pergerakan sesar turun (normal fault).

(red/okezone)

No More Posts Available.

No more pages to load.