BPK Temukan Kelebihan Bayar Proyek dan SPPD Pemprov Maluku Sebesar Rp3,19 M

oleh -3,593 views

Porostimur.com, Ambon – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan kelebihan bayar belanja perjalanan dinas dan kelebihan pembayaran atas kekurangan volume pekerjaan yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Rp3,19 miliar. Hal itu tertuang dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Pemprov Maluku Tahun 2022.

Kelebihan bayar tersebut terdiri dari kelebihan bayar sebesar Rp1,82 miliar, pada belanja perjalanan dinas di 19 SKPD dan kelebihan bayar senilai Rp1,37 miliar atas kekurangan volume pekerjaan 25 paket pekerjaan pada tujuh SKPD Pemprov Maluku.

Hal ini diungkapkan Auditor Utama Keuangan Negara VI BPK RI Laode Nusriadi, di Baileo Karang Panjang Ambon, Selasa (23/5/2023).

Selain temuan kelebihan bayar kata Laode, BPK juga menemukan lima masalah lain dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Pemprov Maluku Tahun 2022.

Baca Juga  BPBD Kota Ambon Susun Rencana Penanggulangan Bencana

Menurut Laode, masalah-masalah tersebut bersumber pada lemahnnya sistem pengendalian internal dan rendahnya kepatuhan terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan dalam pengelolaan keuangan daerah dan pada penyusunan laporan keuangan Tahun 2022.

BPK menyoroti lemahnya pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang menurut BPK belum memadai, serta salah klasifikasi penganggaran belanja modal pada empat SKPD.

No More Posts Available.

No more pages to load.