BPN Maluku Gelar Pencanangan Zona Integritas

oleh -44 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Badan Pertanahan Negara (BPN) Provinsi Maluku menggelar pencanangan pembangunan zona integritas dengan tema menuju wilayah bebas korupsi dan wilyah birokrasi bersih melayani. Kegiatan pencanangan ini dilaksanakan di aula kantor BPN, Provinsi Maluku, Senin (14/12/2020).

Kepala Kantor Wilayah Kementrian ART/ BPN, Toto Sutantono., S.H, mengatakan bahwa selama ini banyak ditemui sertifikat double atau sertifikat ganda. Menyikapi permasalahan tersebut BPN mengeluarkan program Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL).

Program ini akan mendaftarkan semua bidang tanah yang ada baik yang sudah sertifikat masa lalu maupun yang belum bersertifikat.

“Ini tujuannya, kalo yang lalu ada double kita sekaligus selesaikan tapi kedepannya dengan adanya program ini dicegah supaya tidak muncul lagi sertifikat yang double karena sekaligus dilakukan pengukuran,” ujarnya.

Dengan adanya program PTSL ini, BPN berharap dapat menghindari percaloan.

Baca Juga  Imbang 2-2 Lawan Southampton, MU Gagal Tembus 4 Besar

“Kita upayakan sertifikasi lewat desa atau kelurahan. Jadi masyarakat langsung melalui desa atau datang ke kantor pertanahan, jadi dari situlah kita menghindari percaloan”, ujar Sutantono.

Menurutnya untuk tahun ini masih ada sekitar dua ratus ribu yang belum terdaftar atau belum bersertifikat. Namun bukan berarti semuanya akan disertifikat karena untuk menerbitkan sertifikat ada beberapa kriteria antara lain: tanah harus jelas, orangnya harus jelas dan tidak ada masalah.

Sutantono juga menambahkan bahwa SBB, Bursel dan MBD baru terbentuk kantor perwakilan.

“Kalau SBB sudah sekian lama namun belum didefinitifkan tapi pelayanan sudah berjalan karena BPN belum punya tanah sehingga untuk membangun kantor, BPN tidak mempunyai lahan. Kemungkinan besar tahun depan di SBB sudah dibangun kantor yang definitif. Sedangkan untuk Bursel dan MBD, SK perwakilannya sudah ada dan rencananya awal tahun kita buka kantor perwakilannya sehingga masyarakat bisa dilayani dikota itu tanpa pergi jauh-jauh,” bebernya.

Baca Juga  Selain Daring, SD Inpres 28 Ambon Juga Bentuk Kelompok Belajar

Dengan diadakannnya kegiatan ini, Ia pun mengajak semua pegawai baik yg PNS yang punya NIP maupun yang tenaga honor termasuk supir dan satpam untuk bersih dalam melayani, tidak ada korupsi atau nepotisme yang bisa merugikan masyarakat. Ia menegaskan jika terdapat ada yang melanggar maka akan ditindak sesuai ketentuan yang berlaku. (alena)