BREAKING NEWS: Suharso Monoarfa Terpilih Secara Aklamasi Sebagai Ketua Umum PPP

oleh -46 views
Link Banner

Porostimur.com | Makassar: Suharso Monoarfa terpilih sebagai ketua umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Sabtu (19/12/2020) malam.

Pria kelahiran Mataram, 31 Oktober 1954 itu terpilih secara aklamasi pukul 21.40 Wita dalam Muktamar IX PPP yang dipusatkan di Zona X Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Zona X digelar di Hotel Claro Jl AP Pettarani, Kota Makassar. Sembilan zona lainnya terhubung melalui virtual.

Dalam sidang paripurna VII, seluruh 34 DPW PPP se-Indonesia memutuskan memilih Suharso Monoarfa untuk memimpin partai berlambang Ka’bah itu lima tahun ke depan, periode 2020-2025.

Sidang Muktamar dipimpin oleh Ketua Organizing Committee (OC) Muktamar IX PPP Amir Uskara.

Amir mengatakan hingga sidang paripurna VII dibuka hanya satu pendaftar Calon Ketua Umum yaitu Suharso Monoarfa.

Baca Juga  Lanud Pattimura Terlibat Dalam Penanganan Kondisi Darurat Bandar Udara Internasional Pattimura Ambon

“Hanya ada satu calon. Maka kita tetapkan Pak Suharso Monoarfa sebagai ketua umum terpilih,” kata Amir Uskara yang memimpin sidang.

Saat ini, Suharso Monoarfa menjabat sebagai salah satu menteri Presiden Jokowi di Kabinet Indonesia Maju periode 2019-2024.

Suharso menduduki posisi Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/ Kepala Bappenas.

Sebelumnya, Suharso Monoarfa menjabat Pelaksana Tugas Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Suharso ditunjuk menjadi Plt Ketua Umum PPP pada Maret 2019. Dia menggantikan Muhammad Romahurmuziy yang jadi tersangka Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Saat ini, Suharso Monoarfa menjabat sebagai Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/ Kepala Bappenas di Kabinet Indonesia Maju periode 2019-2024.

Sebelumnya, Suharso pernah menjadi anggota DPR pada periode 2004-2009 dan terpilih kembali di periode berikutnya.

Baca Juga  Selama Bulan Ramadhan, Jam Operasional Usaha Kuliner dan Toko di Kota Ambon Alami Penyesuaian

Namun, pada 2009, ia meninggalkan tugasnya sebagai anggota dewan karena ditunjuk Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono sebagai Menteri Perumahan Rakyat.

Pada Oktober 2011, ia mengundurkan diri karena alasan pribadi.

Setahun setelah Presiden Joko Widodo menjabat, tepatnya pada Januari 2015, ia dilantik sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres).

Pria kelahiran Mataram, 31 Oktober 1954 itu juga dikenal sebagai pengusaha. Sebelum berkecimpung di dunia politik, Suharso beberapa kali memimpin perusahaan.

Seperti Direktur PT Bukaka Sembawang Systems (1995-1998), Komisaris PT Batavindo Kridanusa (1996-2000), jadi Peneliti atau Project Leader Produk Unggulan dan Kebijakan Industri Nasional di KADIN, hingga Komisaris Utama PT Agro Utama Global. (red/tribunmakassar)