Brimob Maluku Backup Pengamanan Pada Pos Sekat Desa Waitatiri

oleh -38 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Personil Kompi 4 Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Maluku yang membackup pengamanan pada pos sekat perbatasan di Desa Waitatiri ini tergabung dengan, 2 Personil 733 Raider, 2 personil Samapta, 2 Personil Sat Brimob, 1 Personil BNPB, 3 Personil Dinas Kesehatan, 2 Personil Satpol PP dan 1 Personil Dinas Perhubungan, Rabu (11/11/2020).

Wakil Komandan Kompi 4 Batalyon A Pelopor menjelaskan bahwa kegiatan ini selain memantau pergerakan pergerakan masyarakat yang keluar masuk Kota Ambon. Personil Kompi 4 juga melaksanakan kegiatan seperti; Membantu pelaksanaan pemeriksaan suhu tubuh bagi masyarakat yg akan melakukan perjalanan ke dalam kota Ambon. Memberikan himbauan kepada pengendara R2/R4 agar selalu menggunakan masker. Kepada sopir angkot agar tiap saat mengingatkan penumpangnya untuk memakai masker dan jaga jarak serta memuat penumpang maksimal 50 % dari biasanya.

Baca Juga  5 KDrama yang Siap Bikin Nangis Seember, Harus Banget Siapin Tisu!

“Ditambahkan juga personil Memberikan himbauan kepada para tukang ojek yang lagi mangkal di sekitar Pos Pam agar menggunakan masker dan selalu menjaga jarak. Menghimbau pengguna jalan yg tidak memakai masker agar menggunakan masker. Penertiban penumpang dalam kendaraan angkutan umum, daya angkut 12 penumpang ditertibkan menjadi hanya 6 penumpang dengan jarak tempat duduk maximal 1 meter. Melaksanakan Penyemprotan Terhadap setiap kendaraan baik R2/R4 yang sedang melintas

Bripka Rico Teuw sebagai Dantim pengamanan mengatakan bahwa “segala upaya akan kami maksimalkan untuk mensukseskan PSBB Masa Transisi sampai saat ini masih banyak masyarakat yang ditemui tidak melengkapi dokumen yang merupakan syarat untuk melakukan perjalanan”

“Olehnya itu imbauan dan sosialisasipun masih gencar dilakukan oleh personil kami agar masyarakat dapat memahami kelengkapan dokumen apa saja yang mereka butuhkan dan yang harus mereka lengkapi karena jika tidak lengkap akan kami beri sanksi,” ungkap Bripka Rico Teuw. (keket)