Buka Acara Adat Cuci Negeri Soya, Bodewin: Ambon Tidak Boleh Lagi Jadi Tempat Konflik

oleh -38 views

Porostimur.com, Ambon – Ritual Cuci Negeri Soya kembali digelar dengan penuh khidmat di Rumah Raja Soya, Jumat (12/12/25). Pemerintah Kota Ambon menunjukkan keseriusannya dalam merawat tradisi adat dengan hadirnya Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, yang secara resmi membuka rangkaian upacara tersebut.

Di hadapan para pemangku adat dan masyarakat, Wali Kota menegaskan bahwa Cuci Negeri Soya bukan sekadar tradisi seremonial, melainkan warisan agung yang terus hidup di tengah masyarakat.

“Adat cuci negeri Soya ini warisan turun-temurun dari kakek-nenek moyang untuk anak cucu negeri Soya hari ini. Kita bersyukur bahwa ini masih terjaga, lestari, dan masih bisa dilakukan sampai hari ini,” ujar Bodewin.

Baca Juga  Kunjungan Wisatawan ke Ambon Meningkat, Wattimena: Mama-mama Papalele Jadi Daya Tarik Baru

Pengakuan Pemerintah dan Seruan Pelestarian Pela-Gandong

Wali Kota menegaskan bahwa pemerintah telah memberikan pengakuan resmi terhadap tradisi tersebut sebagai warisan budaya takbenda yang menjadi identitas Kota Ambon.

“Adat Cuci Negeri Soya ini merupakan warisan tak benda yang diakui pemerintah dan menjadi ciri khas negeri adat Soya, juga ciri dari Kota Ambon,” jelasnya.

Ia kemudian mengingatkan bahwa pelestarian adat tidak boleh berhenti pada seremoni tahunan. Menurutnya, seluruh negeri adat di Ambon perlu menghidupkan kembali nilai pela dan gandong sebagai fondasi hidup bersama.

No More Posts Available.

No more pages to load.