Buka Manasik Haji, Kakankemenag Malra Pesan Tingkatkan Sholat Sebelum ke Baitullah

oleh -79 views
Link Banner

Porostimur.com | Langgur: Islam adalah agama Allah yang diwahyukan kepada semua rasulNya sejak Nabi Adam a.s hingga Nabi Muhammad SAW. Agama yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad SAW adalah mata rantai terakhir agama Allah yang telah disempurnakan-Nya, dinyatakan sebagai nikmat Allah yang paling sempurna bagi manusia sepanjang masa.

Islam yang disampaikan semua rasul Allah mengajarkan bahwa hanya Allah saja Tuhan yang menciptakan, mengatur dan memelihara semesta alam. Hanya Allah sajalah Tuhan yang berhak disembah. Inilah ajaran tauhid yang merupakan landasan ajaran ‘aqidah yang dibawakan oleh semua utusan Allah SWT.

Ibadah haji dalam syari’at Islam yang disampaikan adalah agama Allah yang diwahyukan kepada semua rasulNya sejak Nabi Adam a.s hingga Nabi Muhammad SAW, demikian disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Maluku Tenggara, H.R.A. Fachrurrazy Hassannusi, S.Fil I, M.Si, pada kegiatan Manasik Haji yang dilaksanakan oleh Penyelenggara Haji dan Umrah di auditorium Kemenag Malra, Rabu (8/1/2020).

Baca Juga  Soal Corona, Tamrin Amal Tomagola Sebut Pusat Sok Kuasa, Kacaukan Arah Kebijakan!

Lebih lanjut dikatakan. Agama yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad SAW adalah mata rantai terakhir agama Allah yang telah disempurnakan-Nya, dinyatakan sebagai nikmat Allah yang paling sempurna bagi manusia sepanjang masa.

Islam yang disampaikan semua rasul Allah mengajarkan bahwa hanya Allah saja Tuhan yang menciptakan, mengatur dan memelihara semesta alam. Hanya Allah sajalah Tuhan yang berhak disembah. Inilah ajaran tauhid yang merupakan landasan ajaran ‘aqidah yang dibawakan oleh semua utusan Allah SWT.

Ibadah haji dalam syari’at Islam yang disampaikan Nabi Muhammad SAW mengajarkan upacara-upacaran peribadatan yang sangat jelas hubungannya dengan syari’at Islam yang disampaikan Nabi Ibrahim a.s. hal ini meyakinkan kepada umat Islam bahwa agama yang dianutnya bukan sama sekali agama yang baru, tetapi merupakan agama yang merupakan kelanjutan dari pada agama yang pernah diajarkan oleh Nabi Ibrahim a.s, yang mengajarkan tauhid,  mengesakan Allah, tercemin dalam bacaan talbiyah yang dikumandangkan jamaah haji setelah mengenakan pakaian ihram dalam perjalanan menuju Masjidil Haram.

Baca Juga  Humas Polres Halsel Pasang Spanduk Imbauan Tunda Mudik

Selain itu ketika seorang hamba ingin mencari sebuah kedamaian yang hakiki, maka lebih banyak mengingat Allah dalam keadaan apapun apalagi ke Baitullah Tanah suci Makkatul Mukarramah dan Madinatul Munawwarah untuk menyempurnakan agamanya.

Haji bukan perjalanan rekreasi tapi haji adalah perjalanan suci yang memerlukan orang-orang yang suci. Artinya segala dosa yang dilakukan seorang hamba di dunia sebelum melaksanakan ibadah haji terlebih dahulu mensucikan diri dengan harus melakukan bantak istiqhfar atau bertaubat kepada Allah swt, tandasnya.

Tauhid melahirkan rasa wajib pada diri seseorang untuk senantiasa dengan iklas memenuhi panggilan Tuhannya. Menghadapi panggilan Allah, orang mukmin dengan sepenuh hati akan menyatakan aku menyambut panggilan Engkau Ya Allah Islam yang mengajarkan Tauhid murni, mengajarkan juga agar orang yang bertauhid senantiasa dengan ikhlas memenuhi panggilan Allah.

Baca Juga  Polres Kepsul Target Tuntaskan 11 Kasus

Hal ini berarti setiap orang yang bertauhid senantiasa bersikap tunduk mutlak kepada Allah. Jama’ah haji yang mengumandangkan talbiyah melahirkan pernyataan tunduk mutlak kepada petunjukpetunjuk Allah, atas dasar keyakinan secara sadar bahwa sikap demikian itu akan membawakan keberuntungan bagi manusia tersendiri, ungkapnya.

Diakhir materinya Kakankemenag Malra, mengajak seluruh calon haji asal Malra yang berjumlah 70 orang agar selalu melaksanakan shalat dan shalawat agar terhindar dari segala fitnah dan menjaga kesehatan untuk tetap menunggu panggilan Allah dalam menunaikan ibadah haji di musim haji tahun ini, (angel/inmas).