Tak hanya itu, ia juga mendorong agar seluruh DPRD kabupaten/kota di Sulut memiliki pimpinan dari kader Golkar. Saat ini, dari 15 daerah, baru 11 yang berhasil menempatkan kadernya sebagai pimpinan dewan.
Di tengah dinamika internal, Bahlil mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dan menghindari perpecahan.
“Tidak ada kekuatan politik yang bisa menjalankan misi tanpa persatuan. Siapapun yang terpilih harus merangkul semua pihak. Jangan ada kubu sana, kubu sini,” tegasnya.
Dalam Musda tersebut, Michaela Elsiana Paruntu resmi ditetapkan sebagai Ketua DPD I Golkar Sulut periode 2025–2030 secara aklamasi. Ia menggantikan Christiany Eugenia Paruntu yang sebelumnya menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan selama masa jabatannya.
Usai terpilih, Michaela menegaskan komitmennya untuk merangkul seluruh kader dan memperkuat konsolidasi hingga ke tingkat akar rumput.
“Ini amanah besar. Saya mengajak kita semua tetap bersatu dan bekerja bersama demi kemenangan Partai Golkar,” ujarnya.
Dukungan Pemerintah dan Stabilitas BBM di Malut
Sementara itu, saat membuka Musda Golkar di Maluku Utara di Ternate, Bahlil kembali menekankan pentingnya soliditas kader serta sinergi dengan pemerintah pusat.
Dalam forum tersebut, ia menegaskan komitmen Golkar untuk mendukung penuh pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka dalam menjalankan program pembangunan nasional.










